Sebuah Langkah Sunyi

Sebuah Langkah Sunyi

  • WpView
    Reads 180
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 18, 2019
Setiap orang pasti menyukai bercerita, dimana perasaan dan pikirannya terluapkan begitu saja. Ada yang mengukir kata, melodikan sebuah nada, atau bahkan menciptakan gerimis kecil dari mata mereka. Aku adalah orang yang serakah, dimana aku melakukan ketiganya untuk meluapkan perasaan dan pikiranku. Namun, menulis merupakan hal yang paling aku suka. Karena dengan menulis, kita dapat menafsirkan secara bebas apa yang kita rasakan. Ini merupakan lembaran baru yang kubuat. Semua hal tentang diriku yang ku rangkai untuk awal kehidupan baru sebagai mahasiswi. Aku tidak tau apa yang akan kuhadapi kedepannya, dan memang masa depan adalah sebuah rahasia yang tidak dapat kita tebak. Namun aku senang membuat rencana untuk melakukan hal-hal baru dan akupun berharap kehidupan baruku didominasikan oleh warna yang indah. Meski aku tau pasti akan ada hitam didalam putih maupun setiap warna yang terlukis dan kata yang tersembunyi didalam tinta yang tertulis. Sebuah cerita singkat berjudul "Sebuah Langkah Sunyi" adalah cerita tentang perjalanan hidupku yang didominasikan oleh kisah asmara, dan sebuah harapan untuk kehidupan yang indah.
All Rights Reserved
#387
familyproblems
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brave Alone
  • Jangan ingin jadi aku
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Satu Bait Tentang Hidup
  • Short Stories
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Mahligai Sunyi
  • You're Here, But Not For Me
  • IF YOU

Kemungkinan dalam halnya kehidupan itu buram. Takdir bisa mengubah semuanya dalam sekejap. Ara tau kehidupan tak akan selalu berjalan lancar. Masalah, rintangan datang untuk menghadang. Dalam senyuman manis itu terdapat kesedihan yang jauh mendalam. Dalam doa, selalu dalam doa Ara bisa lega. Berharap semua baik-baik saja. Hingga Tuhan selalu menangkalnya, Ara percaya suatu saat nanti ia pasti bahagia. Pasti. Dan semoga. "Tuhan kuharap di napas terakhirku aku bisa tersenyum. Walaupun itu senyum kesedihan yang aku punya." Kegetiran yang menyergap membunuh perlahan diri yang sebenarnya. Sekuat apapun itu pasti luruh dalam sekejap. Akankah bisa ia bertahan? Kepoin my first story yuk!! ✌✌ Ada tambahan nih, tokohnya sebenernya banyak tapi ntar nyusul-nyusul yah. Ceritanya kalo ga nyambung atau aneh maklum ini first story, jadi kalo mau kasih saran, sok atu kasih aja. Tapi kalau penasaran klik tambah ya!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines