Because........ You

Because........ You

  • WpView
    Reads 195
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 15, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tangisan pilu mengiri setiap langkahku keluar dari pesakitan yang memenjarakan jiwa serta ragaku. Sekali lagi kubalikan tubuhku kebelangkang, adakah mereka mengejarku namun sepertinya tidak bahkan mereka kedua orang tua kandungku. Mama dan Papa ku. * * * * * " Ikut lah bersamaku nona kecil, sambut uluran tanganku dan tinggallah bersamaku Maka akan ku beri kau kebahagian. " Sesaat aku tertegun melihat uluran tangan dari pria itu, benarkah dia akan memberiku kebahagian yang selama ini ku harapkan. " Mengapa kau mau menolongku, apa mau mu. " lirihku pada nya " Cukup kau berada didekatku, agar dapat ku jaga dan ku lihat. Because. . . . you are mine. "
All Rights Reserved
#455
kei
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Short Story Gen Z
  • Bitter Is You || ✔ ||
  • THE TWINS [END]√
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Evanescent [END]✓
  • Hypomone {ὑπομ�ονή} || END✓
  • Liora
  • ALDI [ LEOPARD'16 ] [ TERBIT ]
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines