Story cover for Because........ You by Kembang96
Because........ You
  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 191
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Oct 23, 2018
Tangisan pilu mengiri setiap langkahku keluar dari pesakitan yang memenjarakan jiwa serta ragaku. Sekali lagi kubalikan tubuhku kebelangkang,  adakah mereka mengejarku namun sepertinya tidak bahkan mereka kedua orang tua kandungku.  Mama dan Papa ku. 

*
*
*
*
*
" Ikut lah bersamaku nona kecil,  sambut uluran tanganku dan tinggallah bersamaku Maka akan ku beri kau kebahagian. " 

Sesaat aku tertegun melihat uluran tangan dari pria itu,  benarkah dia akan memberiku kebahagian yang selama ini ku harapkan. 

" Mengapa kau mau menolongku,  apa mau mu. " lirihku pada nya

" Cukup kau berada didekatku,  agar dapat ku jaga dan ku lihat. Because. . . . you are mine. "
All Rights Reserved
Sign up to add Because........ You to your library and receive updates
or
#280yerin
Content Guidelines
You may also like
Bitter Is You || ✔ || by WSkyelrachanun
29 parts Complete
Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan
Short Story Gen Z by caccoffee
9 parts Ongoing
Cerita bersambung tentang kisah cinta generasi Z, beberapa part yang tertulis terinspirasi dari kisah nyata orang-orang terdekat dan mereka semua adalah GenZ. Semoga kalian suka sama tulisan aku yaa ෆ⁠╹⁠ ⁠.̮⁠ ⁠╹⁠ෆ Part 1-3, Glimpse of Us. Menceritakan kisah cinta dua orang remaja, Cindira dan Rezi. Hubungan mereka manis pada awalnya, tetapi Rezi, ternyata masih belum lepas dari bayang-bayang mantan kekasihnya, Zara. Prioritas Rezi bukanlah Cindira, tetapi Zara. Bagaimana perasaan seorang Cindira? Apa keputusan yang akan Cindira ambil? Bertahan atau melepaskan? Part 4-6, An Effort. Sean, adik kandung Cindira. Ia tertarik dengan adik kelasnya yang cantik dan menggemaskan, bernama Celine. Sean sebelumnya tidak ada ketertarikan untuk menjalin hubungan, tetapi hal tersebut langsung patah saat ia melihat Celine untuk pertama kalinya. Semua usaha Sean lakukan untuk membuat Celine juga tertarik padanya, tetapi ternyata tidak semudah itu. Apakah Sean berhasil mendapatkan cintanya? Apa keputusan yang akan Celine ambil untuk mereka berdua? Berlanjut atau berhenti? Part 7-9, It hurts. Niki adalah remaja yang terkenal dengan attitude yang baik, ramah, dan friendly. Ia jatuh cinta dengan gadis cantik yang ditemuinya di sebuah tribun kala sekolah mereka bertanding. Hubungan keduanya sangat amat diidamkan oleh remaja-remaja seumurannya. Tetapi, ada banyak badai yang menerpa hubungan mereka, dan berakhir muncul rasa kecewa mendalam di antara keduanya. Apakah badai tersebut dapat mereka lewati bersama? Atau badai tersebut dapat hilang ketika seseorang juga merasa 'kehilangan'? Kalo baca jangan lupa pencet vote yaaa, share juga ke temen-temen kalian huhu (⁠っ⁠˘̩⁠╭⁠╮⁠˘̩⁠)⁠っ (author butuh support) Enjoy guys.. Love y'all! - chriscins ♡✧˚ ༘ ⋆。♡˚
You may also like
Slide 1 of 9
Bitter Is You || ✔ || cover
[END] Circle cover
ATHAZHA  cover
ALDI [ LEOPARD'16 ] [ TERBIT ] cover
Evanescent [END]✓ cover
Hypomone {ὑπομονή} || END✓ cover
Dibalik Tawa  cover
Short Story Gen Z cover
Memorable cover

Bitter Is You || ✔ ||

29 parts Complete

Khanaya dan Khanayla, dua orang yang lahir dalam rahim yang sama dengan banyak perbedaan ketika terbentuk menjadi gadis remaja. Khanayla yang terlahir sebagai gadis cantik penuh keanggunan di setiap langkahnya, tutur kata yang lembut. Berbanding terbalik 360° dengan kakak kembarnya-Khanaya-yang begitu tertutup dengan sekitar. Hidup penuh misteri dan tekanan dari Ayahnya. Khanaya Neevezha Althaia Khanayla Naveezha Affran Dua bocah kembar yang berbeda dalam segala hal. . . . . . "Urusannya sama lo apa?" "Aku bisa minta sama Ayah buat kesini bersama." "Terus hubungannya sama gue apa?" "Kenapa kamu bersikap kayak gini ke aku? Kalau aku ada salah, aku minta maaf. Jangan menjauh dari aku. Tolong." Dengan sangat jelas Khanaya mendengar suara kembarannya yang bergetar itu. Jujur saja rasanya Khanaya ingin menarik gadis yang lebih muda sepuluh menit darinya itu kedalam dekapannya. Ia tidak tega jika harus membiarkannya menangis lagi. Namun, kilasan ingatan atas perlakuan Ayahnya membuat Khanaya gelap mata. Tidak mungkin bagi Khanaya melupakan kenangan pahit itu. Tetapi perkataan sang Ibunda sebelum tarikan nafas terakhirnya, Khanaya diminta untuk selalu menjaga dan melindungi adik kembarnya dari segala macam bahaya. Ini belum saatnya, Khanayla harus menunggu sedikit lebih lama lagi jika ingin Khanaya yang sebenarnya kembali. "Gak usah repot - repot." Khanayla menggeleng Cepat. "Bukan ini yang aku mau." "Lo pikir gue juga mau berada di bawah tekanan, hah?! Gak sama sekali!" Tanpa sadar Khanaya meninggikan oktaf suaranya di hadapan Khanayla. . . . . . Please enjoyed this place story... [Rank my story] #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #1 : /dikha #6 : /anaksekolahan #8 : /penolakan