Aku, Kamu, Dan Sahabatku

Aku, Kamu, Dan Sahabatku

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Fri, Mar 15, 2019
"Cinta tumbuh karena terbiasa. Seperti halnya aku yang terbiasa dengan kamu. Namun siapa yang sangka kekagumanku padamu berubah arti menimbulkan benih cinta yang memporak-porandakan isi hati. Aku suka kamu, kamu suka dia, dan sahabatku suka kamu. Ya, cinta serumit itu. Kenyataan yang membuat ku semakin berfikir, bahwa cinta datang tidak memandang siapa, kapan, dan dimana. Buktinya, kamu mampu memikat dua hati sekaligus. Aku dan sahabatku." Hana, gadis cilik wakil ketua MPK di sekolahku jatuh cinta dengan rekan organisasinya, yaitu sang ketua OSIS. Namun, siapa yang sangka bahwa di balik kesukaannya kepada sang ketua OSIS, ada hati lain yang sedang merasakan hal yang sama. Menyukai sang ketua OSIS. Apalagi dia adalah sahabatnya sendiri. Kenyataan semenyakitkan itu. Jika dapat memilih, lebih baik Hana tidak mengetahui hal ini. "Ahh, cinta serumit itu!"-pikirnya.
All Rights Reserved
#567
rama
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senior Junior
  • AKSARA (TAMAT)
  • AULIANAYA [END]
  • Raquilla
  • GHAVARI
  • CINTA KETUA OSIS
  • Sour Seventeen
  • Pacarku Ketua Osis [SUDAH TERBIT]
  • DUNIA ANINDITA
  • OSIS OR OH SHIT?!

Di salah satu sudut SMK yang tak pernah sepi oleh langkah kaki dan hiruk-pikuk pelajar, ada sebuah kisah yang tak pernah tertulis di papan pengumuman OSIS kisah tentang perasaan yang tumbuh diam-diam, di antara rapat organisasi, tumpukan proposal, dan sorot mata yang saling mencuri pandang. Arfi, sang ketua OSIS yang dikenal tegas dan dingin, tak pernah menyangka hatinya bisa terganggu oleh seorang junior baru bernama Eca gadis ceria yang selalu datang lebih awal saat rapat dan tak pernah absen menyelipkan senyum dalam setiap tugasnya. Bagi Eca, Arfi adalah sosok panutan, sekaligus teka-teki yang sulit dipecahkan. Di antara jadwal kegiatan sekolah, pelantikan pengurus baru, dan latihan upacara yang melelahkan, keduanya mulai saling mengenal. Namun, tak semua perasaan bisa mudah diungkapkan. Ada batas yang tak tertulis antara senior dan junior, antara tanggung jawab dan keinginan. Ini bukan sekadar kisah cinta remaja. Ini tentang keberanian menyimpan rasa, tentang kedewasaan dalam diam, dan tentang hati yang perlahan mulai bicara. Dan di balik setiap seragam OSIS yang mereka kenakan... ada perasaan yang perlahan tumbuh tanpa komando.

More details
WpActionLinkContent Guidelines