FRIO
  • WpView
    Membaca 25,777
  • WpVote
    Vote 1,390
  • WpPart
    Bab 52
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 10, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Apakah mencintaimu sesulit ini? Tentang kamu, Kamu itu Langit, terasa jauh untuk di gapai. Kamu itu beku, terlalu beku untuk di cairkan. Kamu itu rumah yang entah siapa yang bisa pulang dan menjadi pemiliknya. Dan UntukMu, Terima kasih untuk pertemuan-pertemuan Yang Kau ciptakan sedemikian Rupa, dan terima kasih pernah menjadi Rumah untuk Aku yang hilang arah,dan alasan Untukku tetap Pulang. Walau mungkin Aku hanya prolog-Mu dan bukan Epilog-Mu, Aku akan tetap jatuh cinta pada Beku-Mu. tertanda, -Ashiraandita **** Mencintaiku tidak pernah sesulit itu, Kamu berhasil mencairkan beku ku, walau aku tau caramu mencintaiku berawal dari bekunya Hatiku. Sekarang tugasku menjadi mentarimu mungkin hanya sekedar menghangatkanmu. Tertanda, -Rayanpradipta Jkrt29mart19
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Legatha [END]
  • Abu Abu [ completed ]
  • Pacarku Misterius [HIATUS]
  • Abarasha [End]
  • Eshal Renjana (Lengkap)✔
  • Say My Name
  • F A K E ? [End]
  • Aerilyn
  • My Perfect Bad Boy

[FOLLOW SEBELUM BACA] ............ "Hujan, mending lo pulang." "Kamu siapa?" tanya Agatha yang memang tidak mengenali lelaki itu. Lelaki itu melihat tangan Agatha yang berdarah dan sudah pasti karena sayatan benda tajam. "Mau mati lo? Kenapa nggak sekalian aja loncat dari gedung yang tinggi?" "Siapa yang mau mati? Gatha masih pengen hidup kok," jawab Agatha yang masih duduk di pinggir jalan. "Abis diputusin cowok? Cih dasar cewek nggak ada otak!" "Siapa juga yang diputusin? Dasar cowok sok tahu!" balas Agatha lalu berdiri. "Terus? Itu apa?" tanyanya sambil menarik tangan Agatha, lalu lelaki itu pun membaca ukiran yang ada di lengan gadis itu. "Bajingan." Agatha pun langsung menarik tangannya kembali. "I-ini bukan apa-apa, nggak ada sangkut pautnya sama diputusin." jawab Agatha cepat. Selang beberapa detik angin malam menerpa tubuhnya yang mungil, hingga membuat gadis itu kedinginan dan langsung memeluk tubuhnya dengan kedua tangannya. "Ikut gue." Kira-kira Agatha mau dibawa ke mana yaa?? Dan siapa lelaki itu?? Mau tahu?? Ayo lanjut baca!! ⚠️ Cerita ini mengandung unsur kekerasan dan kata-kata kasar. ⚠️ Tiru yang baiknya aja, yang buruk jangan ditiru yes.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan