ROLLER COASTER (REVISI)

ROLLER COASTER (REVISI)

  • WpView
    Reads 3,885
  • WpVote
    Votes 879
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 3, 2020
TIDAK MENERIMA BOOMVOTE "Hidup itu ibarat naik Roller Coaster. Kadang di atas, kadang di bawah." Dimana penampilan selalu di utamakan. Di mana rumah tak lagi menjadi tempat berpulang. Dengan cinta yang membutakan hingga agama pun di lupakan. Ingin mengadu namun orang tua tak lagi ada. Bukan cerita tentang percintaan di wahana Roller Coaster. Tapi cerita ini mengisahkan perjuangan lima orang anak SMA yang mencoba menemukan jati dirinya dengan masalah yang datang silih berganti. Akankah mereka bisa melewati cobaan tersebut? Ataukah justru terjerumus ke hal negatif dan memilih jalan yang salah untuk menghindarinya? Ini cerita bukan hanya cerita biasa. Ada keistimewaan di dalamnya yang dapat para pembaca rasakan. Let's read Roller Coaster # 3 Prosa [ 16 Januari 2019 ] # 7 Psikolog [ 16 Januari 2019 ] # 7 Atheis [ 8 Februari 2019 ] #3 Roller Coaster [25 Februari 2019] #1 Roller Coaster [13 Juni 2019] 30 November 2018
All Rights Reserved
#497
cowok
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Am I Stupid ? [END]
  • 1.3 | lines ✓
  • Stop It, Darka! [END]
  • Be my Sweet Darling  [END]
  • Gone(✔)🔚
  • KenSha [Tahap Revisi]
  • Bad Boy In Love [COMPLETED]
  • I HATE YOU BUT I LOVE YOU (END)
  • SCHUTZENGEL (Revisi Bertahap)
  • The Perfect Boy ✔

TAMAT✓ Kadang merelakan itu perlu. Daripada harus bertahan dengan kesedihan. Datang tanpa permisi, lalu pergi tanpa pamit. Itulah dirimu, seperti jalangkung. Entah aku yang bodoh atau takdir yang membuatku semakin bodoh? Tidak tahu. Kisah klise remajaku begitu mirip dengan rollercoaster mini yang ada di taman bermain. Kecil sih, tapi kalau bayi yang naik, kan nggak boleh. Jadi gimana? Tentang perasaan yang begitu dalam. Hingga tak paham sang teman pun menyimpan dendam. Aku pun terdiam, hingga suatu dentuman keras menyambar. Hingga mimpiku berakhir, menatap langit-langit kamar yang kosong, dengan setitik cahaya yang menyilaukan. Dan aku mengetahui hukum alam tak terbantah, bahwa setiap orang pasti berubah. Selesai: 2018 lupa tanggal berapa:v

More details
WpActionLinkContent Guidelines