Always With Crying

Always With Crying

  • WpView
    Reads 5,179
  • WpVote
    Mga Boto 514
  • WpPart
    Mga Parte 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Feb 4, 2021
WpInfo
Fanfic
Red Velvet
Krystal yang semalam baru mengungkap kan perasaan nya pada alex. Namun apa yang ia dapat keesokan hari nya? Alex akan pergi ke luar negri dan meninggalkan krystal. Marah. Satu kata yang ia rasakan saat ini. Ia tidak peduli dan tidak ingin tau berapa lama alex di sana. Setelah beberapa tahun berlalu, Alex kembali. Ia tidak menyerah begitu saja. Mendatangi kediaman seorang Jung Sojung. Setiap hubungan tidak akan lancar begitu saja. Hanya tatapan dingin nan tajam yang Alex dapat dari seorang krystal. Akankah hubungan mereka kembali membaik seperti dulu? Ataukah sebaliknya?
All Rights Reserved
#13
amber
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Ex or New? [REVISI]
  • That XX
  • Good Person
  • Believe In Me
  • WE ARE MARRY NOW
  • The Adventure of Love
  • Sorry, I Love You (Taengsic)
  • Love Me The Same [Complete]
  • His Breathtaking 2
  • the winner (end)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman