Bulan dan Sang Surya

Bulan dan Sang Surya

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 25, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Bulan dan Sang Surya. "Aku ibarat seperti Bulan dan kamu adalah Sang Surya. Aku selalu mengagumimu. Dengan cahaya yang kamu berikan terhadapku mampu membuat terang dikala malam mendatang. Aku bahkan menyempatkan diri untuk datang di sore hari hanya sekedar melihatmu. Sungguh sinarmu membuatku tak bisa berpaling darimu. Namun, akan kah aku bisa bersatu dengan mu? Wahai Sang Surya?" -Zahra Anatasya Rembulan "Jika memang kamu adalah Rembulan yang selalu ku impikan dan selalu kupuja. Maka aku akan berusaha tuk meraihmu, sejauh apapun, sesulit apapun rintangannya. Aku adalah Sang Surya yang akan memberimu sinar dikala gelap gulita dan akan menghangatkanmu dikala dingin menyapa, dan kuharap kamulah yang akan benar-benar menjadi Rembulan-ku". - Alvaro Suryawinata Namun kenyataannya, tidak semudah itu untuk kita menyatu. *Sebelum baca cerita saya. Jangan lupa untuk menfollow akun saya yah^^. jangan ragu ragu buat baca yah:)) semoga senang yah dengan cerita aku^^ dijamin ceritanya bikin baper kok, hehe... sampai ketemu dicerita saya yah:))
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#112
alvaro
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Ikhwan Mualaf
  • Sepertiga Malam Tentangnya
  • Story Of love  " Ana Uhibukki Fillah "
  • Ketulusan cinta AYUNA  [TAMAT] belum Revisi
  • Do'a dan Diam Ku
  • Langit Setitik Cahaya
  • Zulaikha As_Syifa
  • Menjadi Imam Untukmu✔(Selow Update)
  • Cinta dalam do'a
  • Awan Abu-Abu [END]

Keberanianmu, menantang keimananku. Pengorbananmu, meluluh lantakkan hatiku. Cinta sucimu, melembutkan sanubariku. Syahadatmu, menggetarkan qolbuku. Wahai Sang Mualaf. Aku tak tahu, kenapa aku menerimamu. Kau begitu berani menemuiku, meski kau bukan seorang muslim. Kau begitu yakin, jika aku akan menerimamu. Dan kau begitu yakin, apapun akan kau siapkan untuk mendapatkan hatiku. Satu hal yang kumau dari dirimu. Syahadatmu.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan