3 Pasien

3 Pasien

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 1, 2018
Cerita ini kubuat dari sajak lama yg udah lamaa numpuk dinotes hp. Terinspirasi dr komik misteri yg kubaca jaman smp dulu. Seorang dokter menghela nafas panjang. Wah wah wah, tiga pasien jiwa hari ini. Satu, wanita yang selalu menangis. Dua, anak kecil yang terlalu aktif. Dan tiga, remaja yang tak ingin hidup lagi. Kupanggil nama mereka, kusambut dengan senyuman. Satu, wanita datang dengan lesu. Wah wah wah, lihat air matanya. Dengar erangan sedihnya. Sorot ketakutan dalam matanya. Teriak kesengsaraan tanpa suara. Kutenangkan wanita, kuucapkan sampai lain waktu. Dua, anak kecil datang dan berlari. Wah wah wah, tingkahnya yang lincah. Senyum bagai maniak yang kegirangan. Seakan temukan hal yang ia inginkan. Setelah sesaat bergerak lagi ia menghilang. Kusampaikan dengan riang, lain waktu kita bertemu. Tiga, remaja yang kehilangan roh. Wah wah wah, betapa menyedihkan. Dilehernya masih tergantung tambang. Tangan yang merah penuh luka gurat. Kalimat berangkai kelam yang ia keluarkan. Kuhela nafas, biarlah kucoba lagi besok. Diakhir hari kupanggil asistenku, dan ia datang. Wah wah wah, katanya penuh decak. Masih saja kau berpikir tentang 3 pasien itu? Masih saja kau menganggap mereka ada di kepala? Apa kau lupa minum obat lagi wahai pasienku tercinta? Kutenggak pil putih tanpa makna, Tiga pasienku, mereka kabur dan menghilang senyap.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • Bianglala
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • 콧노래 From Fit
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Vira Ayunda[On Going]Revisi✓
  • Drowning
  • The Heart Of A Psychopath
  • KIARA [End]

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines