Sandyakala [TAMAT]

Sandyakala [TAMAT]

  • WpView
    Reads 8,767
  • WpVote
    Votes 916
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 4, 2022
Ini hanya sebuah cerita tentang kedua orang dengan masing-masing luka yang dirahasiakan dari dunia. "Gue sayang sama lo selayaknya semesta yang mencintai senjanya." "Tapi, Lang, senja nggak pernah bertahan lama." Kini, bagi Langit, senja adalah luka yang diberi polesan untuk mengelabui dirinya. Keindahan, kebahagiaan, serta tawa yang sempat Langit rasakan, hanyalah kesementaraan untuk akhirnya abadi dalam kehilangan. **** SELAMAT MEMBACA 💙
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DENNIES
  • GALANG [SELESAI]
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Langit.
  • Gadis Hujan [TAMAT]
  • Hilang.
  • Langit Senja [end]
  • Langit untuk Asa
  • Rainangkasa [TERBIT]✅
  • Lihat Angkasa, Bunda.
DENNIES

[⚠️FOLLOW dulu sebelum membaca] Author: yakin mau baca? Udah siapin tissu?😌 ~~ 'Tentang dia, yang diamnya menyimpan banyak luka'. Kata ibu, sebagai seorang lelaki, Dennies harus bisa hidup mandiri, hidup keras merupakan hal lumrah yang dialami setiap orang. Hingga pada saat hal itu benar-benar terjadi, saat kerasnya hidup itu datang berhadapan langsung dengan Dennies, setidaknya Dennies tahu, bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terpukul atas itu. Semuanya telah Dennies lalui seorang diri, mengarungi kerasnya arus hidup yang kadang memberinya badai, membuatnya jatuh, dan bukan hanya sekali ia terbentur akan kenyataan pahit yang harus ia terima. Tapi, Dennies kuat. Ini tentang Dennies, pemuda yang menjadi realisasi nyata dari pepatah, don't see a book by the cover. Pemuda yang menyimpan sejuta luka yang ia balut dalam diamnya, pemuda yang menyembunyikan kecewa yang tak terhitung jumlahnya, dan pemuda yang selalu berdiri kokoh bahkan disaat badai itu kembali menerjangnya. "Jadilah seperti pohon, yang tetap berdiri kokoh, meski angin berkali-kali menerjangnya." Namun sekokoh-kokohnya pohon, bukankah ia bisa tumbang juga saat angin yang terlalu besar menerjangnya? Dan Dennies, mampukan ia untuk tetap kokoh saat ujian itu lagi dan lagi datang menerjangnya dengan tanpa ampun?

More details
WpActionLinkContent Guidelines