Keajaiban Di langit Cambridge

Keajaiban Di langit Cambridge

  • WpView
    LECTURAS 965
  • WpVote
    Votos 72
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 9, 2020
"Sombong!" ucap pria itu saat membuka helmnya. Padahal Nayla sudah beranjak dari tempat kejadian. Tapi kata itu sangat jelas terdengar di telinga Nayla hingga membuat Nayla menghentikan langkahnya. Tunggu, dia bisa bahasa Indonesia? Apa jangan-jangan dia juga mahasiswa dari negara yang sama dengan dirinya? Tanpa menunggu lama Nayla malah balik arah menuju ke tempat pria itu yang masih tetap berada disamping sepeda motornya. "Kamu?" jari telunjuk Nayla menunjuk wajah laki-laki yang sudah membuat dirinya sial hari ini. Kedua mata Nayla menyipit bahkan alisnya beradu. "Kamu, kamu kan yang tadi malam sudah merepotkan saya?" ucap Nayla dengan jari telunjuk tepat didepan hidung mancung pria itu. Apa yang bisa pria itu lakukan. Dia malah balik mengkerutkan dahinya. "Kamu tidak ingat, tadi malam kamu sudah membuatku kerepotan. Yang benar saja, habis minum-minum lalu terkapar didepan rumah orang" kini Nayla malah meladeni pria itu. Suaranya naik dua oktaf, mungkin dia sudah lupa jika sekarang ia sudah terlambat hampir setengah jam. Menyebalkan!
Todos los derechos reservados
#997
rohani
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Heiyo Nayl!
  • Kamu Takdirku (Sudah Terbit)
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Jalan Cinta Yang Tidak Terduga (hiatus)
  • (menuju) Jodoh Halalku [TAMAT]
  • KANALA (TERBIT)
  • Rumah Tanpa Atap
  • Cinta Neng Zulfa
  • Aku Padamu Ya Ukhti (Selesai)
  • Langkahku Sampai Istanbul

Nayla merasa dirinya jelek, lusuh, gadis pemalas, pembangkang, dan beban orang tua. Ejekan dan bully dari teman-teman sudah menjadi makanan sehari-hari. Proses belajarnya di sekolah juga tidak berguna, tidak masuk di otak, dan tidak ikhlas. Nayla terus berusaha untuk keluar dari keadaan buruk ini. Namun ayah Nayla malah memperparah keadaan dengan memutuskan untuk menikahkan Nayla cepat-cepat saja. Percuma sekolah, katanya. "Bapak kasih kamu dua pilihan. Yang pertama, perbaiki nilaimu dan lanjut sekolah. Atau yang kedua, berhenti sekolah dan langsung nikah sama Agung." Mau tidak mau, Nayla harus memaksa diri keluar satu per satu dari masalahnya. Nayla harus berubah. Nayla harus mencapai tujuan besarnya, yakni bertemu dengan sang ibu tercinta yang telah lama pergi. Pertanyaannya, APAKAH BISA? Apakah dia mampu? *** Tidakkah kamu berniat untuk membaca dan menjadikannya pelajaran berharga? Ingat, kamu nggak akan tenang setelah baca 20 part. LET'S READ HEIYO NAYL! SELAMAT BELAJAR DARI CERITA INI! *** [SELESAI]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido