BLUE
  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
Kata sabagai penyampai rasa, ketika semua terasa hancur sampai mulut tak bisa berkata hanya sebuah pikiran yang dapat berlabuh menyelam dalam kesedihan sedangkan hati berteriak,menangisi dan memaki kehancuran dirinya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • ANGEL (END)
  • Zahra Gara
  • Kinara
  • Meimei Baik {SAD STORY}
  • Bukan Kita D.A.N
  • This Is Not My House
  • Dibalik Diam.
  • MUTIARA

Berlari saja terus! sampai ada yang bilang "tak ada gunanya, hidupmu akan terus begini terus kok" apa yang berubah? hartamu! DASAR!. tak mendengar namun bisa merasakan, dia meninggal tapi rasa sakitnya masih disini, di lubuk kecil ga bisa dilakukan kecuali lari!... itupun hanya pelampiasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines