We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
BLUE
  • WpView
    Reads 80
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 1, 2021
WpInfo
Non-Fiction
Tagssad
Kata sabagai penyampai rasa, ketika semua terasa hancur sampai mulut tak bisa berkata hanya sebuah pikiran yang dapat berlabuh menyelam dalam kesedihan sedangkan hati berteriak,menangisi dan memaki kehancuran dirinya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • This Is Not My House
  • Pelangi Redup
  • Kehidupan Yang Saya Lihat (END)
  • MUTIARA
  • Dibalik Diam.
  • Bukan Kita D.A.N
  • RUANG HAMPA (terbit)
  • Kinara
  • FlashLight [ Sedang Di Revisi ]

Mereka menyebutnya sebagai rumah, tapi bagiku ini hanya tempat dimana aku belajar bertahan, bukan tempat untuk aku kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines