Satu Hari Bercerita

Satu Hari Bercerita

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 28, 2018
WpInfo
Non-Fiction
Yang satu ini untuk hari-hari baik dan buruk, semoga masih bisa menyempatkan waktu untuk tersenyum. Untuk satu hari mendung yang belum tentu sedih, dan satu hari cerah yang tak selalu riang, semoga selalu ingat untuk mengucap syukur. Jangan lupa berbahagia :)
All Rights Reserved
#664
selfreminder
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wrong Feeling ~Namon~
  • Jangan Pergi Kakak!! [END] ✔️
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • Andai bisa
  • REGATHAN [END]
  • MUTIARA [END]
  • Qoutes Islami
  • Suara Asa: Nolisa
  • BIONA [End]
  • ARZIO [SELESAI]

" terima kasih telah berada dihidubku, terimakasih sudah menemaniku disaat hari hari kelamku, terimakasih telah menjadi sandaranku disaat aku membutuhkan seseorang di sisiku. tapi bolehkah aku berharap lebih darimu, untuk terus ada di sisiku, untuk terus menemaniku? atau aku harus menyerah padamu dan pergi darimu? " C " maaf telah menyakiti hatimu, maaf membuat dirimu semakin jatuh dalam gelap, maaf aku mengabaikanmu. bolehkan aku meminta kesempatan darimu? aku janji aku tak akan lagi menyakitimu " N " maafkan aku yang egois, maafkan aku yang selalu mementingkan perasaanku tanpa melihat lukamu, aku meminta maaf aku telah menjadi masalah dalam hubungan kalian. kali ini aku sadar dan aku akan menyerah " O " tak seharusnya kau ada diantara mereka, seharusnya kau sadar jika aku disini menantimu, harusnya bukan dia tapi aku. bolehkan aku berharap sedikit lagi padamu? " F Kisah rumit tentang mereka yang sedang berjuang untuk perasaan mereka yang selalu dibilang salah dan menyakiti diri sendiri

More details
WpActionLinkContent Guidelines