Bridle <<girl

Bridle <<girl

  • WpView
    LECTURAS 43
  • WpVote
    Votos 11
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mar, feb 5, 2019
Dewasa sebelum umurnya, kondisi keluarga yang membuat mental gadis itu hancur. Menjadi manusia over pesimis dan memilih untuk tidak mengenal cinta di masa putih abu abu. Dia,bukan gadis biasa. "Cik, dengerin gue baik baik. Lo ga perlu repot repot nyari cowok buat gue, karna gue ga butuh itu, bagi gue itu ga penting sama sekali! ." Ucap gadis itu dengan tatapan dingin yang membuat se isi kafe mendadak hening. "Dan berenti bersikap bodoh kaya gini!" Lanjutnya, lalu ia pergi meninggalkan kafe. Tambahkan ke perpustakaan untuk melanjutkan membaca.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tingkat Tiga
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Apa Salah Ku? [TIDAK DI LANJUTKAN]
  • DIKANESHA
  • Naughty Nanny
  • Bad Papa
  • bersinar bagai bintang
  • Babysitter Si Otak Mesum
  • Viona Allexa Miller
  • ALEYA~~

"Kenapa ya mbak ada orang yang cakep banget gini di dunia?" jawabnya sembari menunjuk ke arahku. Mataku membulat. Bukan karena dia mengataiku sebagai perempuan yang cukup cantik, namun karena perubahan panggilan yang dia berikan padaku. "Mbak?" tanyaku memastikan. Alih-alih menggeleng atau mengelak, Rafka justru langsung mengangguk. "Iya. Mbak Caca." "Ngapain ikut panggil gue mbak?" "Biar lebih deket aja. Lo kan dipanggil mbak sama Keenan." "Ya dia kan adik gue." Balasku sengit. "Ya gue mau ikutan, Mbak. Kedengaran lebih gemes." Aku memutar bola mata jengah. "Gemes-gemes apaan. Lo mau jadi adik gue juga?" "Kalo jadi pasangan lo aja gimana?" "Kalo gitu jangan panggil mbak." Rafka menegakkan tubuhnya. "Lo serius?" "Soal apa?" "Lo mau jadi pacar gue." "Siapa yang bilang?" tanyaku berpura-pura bingung. "Tadi kak. Lo bilang gue jangan panggil lo 'mbak' kalo nggak mau dianggap jadi adik." "Artinya lo mau kan jadi pacar gue?" lanjutnya menuntut jawaban.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido