AISYAH

AISYAH

  • WpView
    Reads 1,974
  • WpVote
    Votes 75
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 29, 2018
" Hidupmu itu murni milikmu sendiri. Bukan orang lain. Jadi yang berhak untuk menentukan pilihan adalah dirimu sendiri, bukan orang lain. " -Ardiyan " Ardi dengar, Satu hal yang membuat sebuah impian itu tak dapat digapainya, yaitu rasa TAKUT!" -Aisyah. Aisyah dan Ardiyan, merupakan gambaran imajinasi saya dalam menyempurnakan karya ini. Semoga kalian senang membacanya. Semoga sikap Ardiyan yang romantis bisa membuat kalian semua meleleh. Semoga juga dengan keluguan Aisyah, dapat membuat kalian greget hehehe.. _Selamat Membaca_
All Rights Reserved
#75
aisyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • You And Confidence Me
  • Red Flag : Love That Binds
  • MAS !
  • cinta untuk sang nona
  • Di Atas Petala Cinta
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)
  • friendshit
  • syanin

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines