Princess Empire and Knights Darkness

Princess Empire and Knights Darkness

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 27, 2018
cahaya rembulan menjadi saksi bisu atas pertumpahan darah kekaisaran meiji, kini berdirilah seorang putri yang masih belia menatap kosong terhadap apa yang telah terjadi di depan nya. Butiran kecil menetes merambah melalui pipi mungil nya, kini dia sendirian tanpa ada satupun dayang atau keluarga yang mendampinginya. Hampa,dingin,sedih,semua yang dilihatnya merupakan kejadian yang paling mengerikan yang pernah dia alami, "ayahanda..ibunda",ucap pelan gadis itu"siapa yang melakukan semua ini!!kenapa aku tidak ikut mati saja bersama kalian!!"teriak gadis kecil itu.sebuah pedang berlumuran darah yang tergeletak sembarangan di ljantai telah diambilnya,kini dia siap untuk mengakhiri hidupnya sendiri agar bisa bertemu keluarganya di surga nanti,hingga sebuah tangan pun menahan pergerakan gadis kecil itu lalu dia memeluk gadis itu dengan sangat erat,"jangan lakukan itu..",rasanya hangat,menenangkan dan terlindungi,siapakah dia,luapan emosi gadis itu pun ia teriakkan dengan tangisan yang menyedihkan,amat sengsara,seakan ditusuk bertubi tubi,tapi pelulan hangat itu tetap erat dan menenangkan seakan adalah sebuah cahaya baru yang mampu meluluhkan hati nya.
All Rights Reserved
#895
mentari
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penantian Hujan
  • Menjaga Monster
  • [END] Putri Bupati yang Melawan Hantu Setiap Hari
  • Koridor Sekolah ✔ ||  (TELAH TERBIT) ||
  • she is princess
  • Haluan Takdir (With Seanna) [END]

Disaat ribuan kenangan yang tertinggal beberapa waktu lalu, ternyata belum terkubur jauh-jauh karena mungkin ini adalah kisah cinta yang terlalu cepat. Atau sebuah permainan kematian yang harus diselesaikan sebelum tgl 13 atau sebelum bulan purnama berakhir. Disaat semuanya diselimuti rasa takut, terjebak bersama iblis di sebuah rumah tua. "Mengapa pelangi itu cepat pudar? Hilang antah berantah tak ada kabar. Kini hati rindu resah, sulit tuk mengungkap rasa. Apakah hujan akan segera membawa kembali. Hati yang memantau cinta yang menanti." "Angin telah bertiup lalu, daun-daun kering menghilang sekejap..datang sekawanan debu yang menghalau mata bara api, hingga hadirlah secercah cahaya yang membuat bunga kembali berseri." Lalu kamu bukanlah Caesar, Mark Anthony atau pun Ptolomeus yang bengis dan sadis. Namun ini adalah kisah cinta seorang jurnalis yang manis dan sinis. Pertemuan singkat antara jurnalis muda dan arkeolog muda. Kekuatan dari segalanya tak akan berguna tanpa cinta. Aku ingat itu kawan. -Hujan kali ini membawaku pada kenangan sekaligus membawa kenangan itu pergi menjauh dariku. Itulah sebabnya aku menanti hujan reda-

More details
WpActionLinkContent Guidelines