Dia yang Kutulis

Dia yang Kutulis

  • WpView
    LECTURES 111
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 13
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., nov. 2, 2018
Namaku Nabilla Putri, seorang gadis desa yang lahir di tanah Pasundan. Aku sangat menyukai apapun yang berbau sastra. Aku banyak mengoleksi novel-novel bahkan aku sering sekali membuat karya tulis. Sekarang aku sudah kelas 2 SMA sudah memasuki semester 4, aku sekolah disalah satu SMA Favorit disini yang terletak di Batas Desa dan Kota. Disini aku dikelilingi oleh teman-teman yang sangat lucu juga ramah terlebih disini aku memiliki seorang kakak namanya Nabellya Adinda yang akrab dipanggil Abell dia bukan kakak kandungku tapi dia sudah seperti kakak kandungku itu sebabnya aku merasa punya kakak disini. Di sekolah aku dijuluki sebagai sii Penulis Papan Mading, mungkin karena karya tulisku yang selalu ditempel di Mading. Sejak saat itu aku tak hanya dikenal sebagai Wakil Ketua Osis tapi juga sebagai Penulis Papan Mading Sekolah. Hingga suatu saat aku mulai berhenti membuat karya tulis, aku lebih memilih menuangkan isi hatiku pada seseorang yang kutulis di lembaran-lembaran kertas putih yang aku simpan pada kotak kecil bertuliskan *Dia yang Kutulis* Siapakah orang itu? Ikuti kisahku di * Dia yang ku tulis Part 1 *
Tous Droits Réservés
#30
siti
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Semu [Completed]
  • ALAN [END]
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • JULIE 'I'm not a BadGirl '
  • Bestie is Bad gril
  • CINTA KETUA OSIS
  • Tanda Tangan Kakak OSIS [COMPLETED]
  • PANGERAN GUE! [COMPLETED]
  • Troublemaker vs Ketua osis(REVISI)

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu