LIAL
  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 29, 2019
Sepercik sapuan halus sebuah perasaan yang belum pernah dirasakan oleh kedua remaja yang menginjak dewasa. Perasaan asing yang masih tabu dikehidupan keduanya. Masih abu-abu seperti seragam yang masih tetap harus dikenakan keduanya. Terlalu terkejut akan datangnya luka. Terlalu takut akan hadirnya sakit. Terlalu putih untuk mengerti apa itu hitam dan merah. Terlalu polos untuk membedakan udara dan angin. Hingga masing-masing saling merelakan untuk menjauh. Menyadari kesalahan masing-masing yang terlalu bodoh mengenal perasaan yang sering disebut cinta. Berjalan mengikuti alur tertulis. Dan berjanji untuk siap merasakan sakit jika memang Tuhan menuliskan perasaan itu. Ps: terdapat kata-kata yang kurang baik dan kasar, jadi buat dede-dede emes dan semuanya aja jangan ditiru! Enjoy in my story guys...
All Rights Reserved
#364
lie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friends FACT [END]
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Diary Depresiku
  • NAREZKA (PO 15 Maret-28 Maret)
  • Back For Me (Completed)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Paradise
  • DENNIES
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • Bukan Kita D.A.N

[COMPLETED] Teenfiction-Friendship-Romance -🤝- Tetaplah nyata... Sebagai sahabat yang selalu ada di saat suka ataupun duka.. Tetaplah setia... Walau suatu saat ada luka yang aku torehkan.. Atau... Bila kau tak lagi bisa.. menjadi sahabat yang kupinta... Menjauhlah.. atau biarkan aku yang menjauh.. Karena aku tidak mengharapkan kehadiran sahabat yang hanya ada disaat mengharap pegangan saja... -🤝- Gitu aja openingnya 🤓 Happy reading gaess... 😺 Wish you like this 👍🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines