Fake Happiness

Fake Happiness

  • WpView
    LECTURAS 143
  • WpVote
    Votos 34
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ene 8, 2019
"Tak selamanya tirta amarta itu jernih" Syahreza. Laki-laki yang penuh kasih sayang, yang selalu bisa membawa kehangatan bagi semua orang. Tetapi tidak untuk dirinya. Menurut pandangannya, dunia itu keruh dengan segala derita yang tercipta. Tak ada setitik air jernih yang bisa membasuh wajah kehidupannya. Bahkan, semesta pun ikut menggelap tanpa setitik terang dalam kehidupannya. Berbeda dengan Anindita, baginya kehidupan itu akan selalu indah jika setiap insannya bisa bersabar tentang waktu. Hingga hari itu datang, memberi bukti atas semua pandangan, memberikan secerca harapan dibalik harapan, mengabulkan setiap impian yang diimpikan nya. Dan mengabulkan satu pengharapan juga mengikat hubungan. Sama-sama berjuang menggapai asa, mencari setitik terang, menerjang jalan berbatu, menjernihkan air kehidupan, itulah misi mereka. Akankah mereka sanggup untuk melewatinya, sedangkan rasa putus asa terus mengintainya? ❌PELAGIAT DILARANG BACA❌ ------------------------------------- ------------------------------ KOLABORASI DARI DUA AUTHOR KECE @vitryhvitt @asmaulyunanda
Todos los derechos reservados
#80
hangat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • JAM 3 SORE
  • Why you Comeback
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Gone(✔)🔚
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ILY Alfarel [Terbit]
  • DEPRESSION
  • ALEYA~~
  • About feelings   (selesai)
  • DEAR ANNA (LENGKAP)

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido