Story cover for DENIAL by nanjieen_
DENIAL
  • WpView
    LECTURES 3,822
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Chapitres 14
  • WpView
    LECTURES 3,822
  • WpVote
    Votes 213
  • WpPart
    Chapitres 14
Terminé, Publié initialement oct. 28, 2018
Contenu pour adultes
Ada kalanya perasaan itu datang bersama rintik hujan.

Mengalir deras seperti butiran embun di daun ilalang.

Secercah harapan terpaksa luntur karena tidak sejalan.

Sang puan pun pamit pulang karena sudah tidak ada harapan.

Pada akhirnya sang tuan pun menyesal karena menganggap remeh datangnya hujan.

Kini sang hujan sudah tidak memeluknya lagi dimalam hari.

Hujan yang dulu selalu menemaninya terlelap, hujan yang selalu ada disaat ia terjaga.

Hilang, sudah menghilang, tergantikan dengan angin gersang yang menakutkan. 

Adakalanya mendung datang, tapi tidak bersama hujan.

Melainkan bersama getaran yang begitu menakutkan.

Ia rindu suasanya, ia rindu pelukannya, dan terlebih lagi ia rindu hujannya.

Pelajaran untuk dirinya , bahwa semesta tidak pernah main-main dengan rencananya.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter DENIAL à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Black Out III, écrit par Alya_M24
17 chapitres Terminé
"Ini mati listrik yang... luar biasa..." -Sungwoon- "Apa ini perbuatan alien?!" -Minhyun- "Kenapa kalian begitu histeris?" -Jaehwan- "Apa dia masih hidup?" -Woojin- "Tidaaak!!!" -Seongwoo- "Tidak! Aku buta!" -Daniel- "Tubuhnya tidak bergerak sama sekali, merespons juga tidak!" -Guan Lin- Sungguh malam Minggu yang hebat. Dalam benak kami terlukis sebuah pemandangan indah di malam Minggu, meski para jomblo konon menderita pada malam tersebut oleh kutukan yang terkadang sulit dicabut itu. Malam ini berbeda 180 derajat, tak pernah seumur hidupku terbayang akan malam menakjubkan ini. Kalangan yang takut akan malam ini tak hanya kami yang masih lajang, mereka-mereka yang sedang menjalani hubungan pun tak akan absen dalam memproduksi jeritan. Apa hanya jeritan? Mungkin air mata pun ikut serta. Beruntung sekali diriku masih waras setelah mengarungi malam yang panjang ini. Hanya rembulan dan cahaya ponsel sebagai alat bantu kami dalam petualangan di kegelapan. Kisah yang tertuang pada malam ini benar-benar di luar nalar. Siapa sangka berdiam di dalam rumah itu aman? Siapa sangka yang tadinya kawan bisa menjadi musuh? Siapa sangka yang baru saja tersenyum tulus tiba-tiba menancapkan pisau ke dada kita satu detik kemudian? Siapa sangka orang yang satu menit lalu berbincang bersama kita, satu menit kemudian ia ditemukan sudah terkapar di lantai dengan tubuh bersimbah darah? Bahkan seorang peramal pun tak akan sanggup menerawang perihal untaian kejadian malam ini dengan tepat. Hanya Tuhan yang tahu akan misteri itu. Di sini kami melewati malam ini dengan mempertahankan nyawa. Aku dan kumpulan lelaki tersebut sungkan tak sungkan harus ikut menyumbangkan cerita kami untuk malam ini, atau mungkin menyumbangkan jiwa dan raga? Tak ada yang tahu. -Sua (Reader/OC)- *CERITA MENGANDUNG KEKERASAN. MOHON UNTUK TIDAK DITIRU.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
Liontin Time (NominHyuck) cover
Ada cinta dibalik hujan turun cover
Langit Setelah Hujan [END] cover
Pelangi di Balik Hujan Rindu cover
Mianhae Hyung || So Junghwan {SEDANG DIREVISI} cover
Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓ cover
BUNGA KEMBALI cover
Walk Into The Shadow [JayWon] ✔✔️ cover
Black Out III cover

Liontin Time (NominHyuck)

15 chapitres En cours d'écriture Contenu pour adultes

Haechan membuka mata. Bukan di kamarnya yang sederhana, tapi di sebuah ruangan hutan, dikelilingi pepohonan rindang yang sejuk. Napas lega keluar dari bibirnya. Ia berpindah dunia, tapi bukan ke tempat yang berbahaya. Ini kerajaan yang makmur, jauh dari bayangan perang dan kemiskinan yang pernah ia bayangkan. Syukur tak terhingga terucap dalam hati, ucapan syukur kepada Tuhan yang telah membawanya ke tempat yang aman. Namun, lega itu hanya sesaat. Kehidupan lurus dan tanpa rintangan yang selama ini ia jalani sirna. Di dunia baru ini, ia harus berhadapan dengan intrik istana, permainan kekuasaan, dan para penghuni kerajaan yang menyimpan rahasia dan ambisi masing-masing. Bisakah ia, Haechan yang polos dan lugu, bertahan di tengah pusaran kehidupan yang penuh liku ini? Akankah ia mampu menerima takdir barunya, takdir yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya? Keraguan mulai menggerogoti hatinya. Ia harus belajar beradaptasi, belajar berjuang, dan mungkin... belajar untuk bermanis muka. Dunia baru ini, seindah apapun kelihatannya, menawarkan tantangan yang jauh lebih besar daripada yang pernah ia bayangkan. Tantangan yang akan menguji kekuatan dan ketahanan batinnya hingga batas kemampuannya. Apakah ia akan mampu melewatinya? Hanya waktu yang akan menjawab. Petualangan baru Haechan baru saja dimulai.