TIKUS BERDASI

TIKUS BERDASI

  • WpView
    LETTURE 13
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadPer adultiCompleta dom, ott 28, 2018
Wahai Engkau Tikus Berdasi Mengapa kau hadir di Negeri yang ku cintai ini Bangga dan Tertawa dalam Jalan yang teralasi Jiwa ini Semakin Membara wahai sang tikus Berdasi Aku akan datang untuk membasmimu wahai tikus berdasi. Aku takan membiarkan kau hidup di negriku ini. Berjalan di jalan yang penuh dengan bau basi Berkuasa di atas Kekusaaan berdiri di atas tirani Dasar Bejat Dasar Buta hati nurani Dasar Bangsat Dasar tikus berdasi Aku memang belum Sarjana tapi Aku punya ETIKA. Percuma punya titel S.Pd, M.Pd, tetapi ETIKA SMP dan SMA Kampanye sana sini demi koalisi Tapi ingkar janji Kampanyenya sadis Janjinya selangit Wawasan luas Pikirannya sempit Catatan Tangan : Suaib Rustam Ayahu ( Mr. JM )
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Lean On Me (Bersandarlah Padaku )
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • ALEYA~~
  • Tugas Abri dan Polisi.
  • Satria Biji Hitam
  • My Duchess / End
  • jika bisa memilih
  • ALVIN (On Going)

(18+ Rated for violences and harsh words - Rating 18+ untuk kekerasan dan ucapan kasar) Fendra, seorang montir komunitas motor yang berpengaruh, harus berurusan dengan cewek perfeksionis teman sekolah yang ternyata keponakan dari musuh besar kelompok mereka. "Gue cuma perlu bersabar delapan bulan lagi untuk keluar dari sekolah sialan ini. Kalau gue masuk terus dan ikut ujian, gue pasti lulus. Nggak penting nilainya berapa. Ijasah IPA atau IPS juga nggak ada bedanya buat gue. Ijasah itu keluar dari ruang kepala sekolah atau dari lubang toilet juga nggak ngaruh buat gue. Jadi, plis deh, ... bisa kan, lo nggak ngerecokin dan bikin hidup gue tambah ribet? (Fendra Aditama) "Pertama, Igo bukan om gue. Dia itu setan! Kedua, apa yang terjadi di rumah gue, itu semua bukan urusan lo. Dan ketiga, masalah lo sama Igo atau sama komunitas lo; temen-temen lo, geng lo, itu sama sekali bukan urusan gue. Ngerti nggak!... Jadi mau kalian keroyokan, bunuh-bunuhan, atau minggat ke neraka sekalipun, fucking Shit! Gue nggak peduli! Jadi minggat sono lo ke laut! " (Karima Basofyan) Mereka selalu saling menghindari, tetapi sesuatu selalu menarik mereka ke arah satu sama lain kembali.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti