The Longest Night

The Longest Night

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 30, 2018
"Hey.. Aku selalu disekitarmu. Melihatmu dengan jelas tanpa kau tahu.." . . . Creepy story for your night. I hope you enjoy it, and don't judge my story. 'Cause this is my first work. Gak bisa bikin deskripsi, jadi mendingan langsung baca aja. Jangan lupakan bintang pojok bawah dipencet ya! Yang tidak suka, saya tidak melarang untuk meninggalkan lapak ini. Benci dengan karya saya, silakan enyah.😚 Semua cerita adalah murni hasil mikir sendiri / karya sendiri. Jikalau ada yg mirip mungkin memang kebetulan. Jika ada cerita karya orang lain yg saya jadikan satu dengan karya saya sendiri, maka akan saya cantumkan nama pengarang (sumbernya). No Plagiat! Remember it! Hargai karya orang lain. > UU No. 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta. Dan Sanksi hukumnya yang membayangi kegiatan plagiarism sesuai pasal 72 ayat (1) UU Hak Cipta adalah pidana penjara masing-masing paling scepat 1 bulan dan denda paling sedikit Rp 1.000.000 atau pidana penjara paling lama 7 tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.
All Rights Reserved
#524
creepy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Sleep With Nightmare
  • Ruang kosong di pojok Hati (SELESAI)
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Shirui Lily || Yoonrosé [𝐄𝐍𝐃]
  • My Little Boyfriend [ TAMAT ]
  • You're My Mommy! (pindah Ke Dreame!)
  •  Empathy (On-Going)
  • Setulus Kasihmu (End)
  • Anak DESA ✔

[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat

More details
WpActionLinkContent Guidelines