Not be Forever Suffering

Not be Forever Suffering

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 4, 2018
"Kadang terang kadang juga kabur saat melihat wajahmu. Kelemahanku ialah sulit mengenal wajah seseorang. Walau sulit untuk mengingat wajahmu, tapi aku punya kenangan indah denganmu walau aku tau bahwa dirimu merupakan pacar sahabatku. Sebisa mungkin aku akan menahan perasaan ini, cukup diriku dan Tuhan yang tau akan perasaan ini. Suatu peristiwa, perasaanku telah hancur dan aku berharap kamu tidak muncul lagi di kehidupanku." - Melisa Abraham "Aku terpukau saat pertama kali memandang wajahmu, dan aku tau juga bahwa kau merupakan cinta pertamaku. Dulu hingga sekarang aku mencintaimu. Hanya kata maaf yang bisa aku ucapkan dengan apa yang aku perbuat sampai menghancurkan hatimu. Walaupun kamu menjauh, aku tidak akan melepaskanmu." - Ace Ackerley Robinson Berawal dari sebuah tangkapan kamera, yang mempertemukan mereka hingga membuat kehidupan yang berlika-liku. Perasaan bercampur aduk menjadi satu. Dan mereka berdua harus melewati rintangan kehidupan itu. ©Copyright by Mchenaad
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Time Release
  • Cuaca
  • Alena Story (END)
  • Be My Light
  • The SECRET Of The OLD
  • Love Story With You
  • DEAR LOVE
  • Take A Break
  • Silent ✔
  • GENTAWA✓

"Kukira dulu kamu itu cinta sejatiku, yang takkan pernah meninggalkan bahkan walau hanya sekedar terucap kata perpisahan, ternyata aku salah, takdir membawamu menjauh dan itu awalnya sangat menyakitkan..." ~Prillyta Magdalena "Meninggalkanmu tak pernah terpikir, ucapanpun tanpa sengaja lolos dari bibirku yang dipenuhi emosi, ternyata dulu aku benar, kamu tak ada disosok manapun...dan akhirnya... aku merasa kehilangan..." ~Alifthra Nahendra "Umi, Abi, please, kembali sama-sama, kami rindu menangis dalam pelukan dan tertawa dalam canda bersama..." ~Bie dan Qie Nahendra saat cita tak lagi sama, saat cinta tak lagi bersama, saat semua tak lagi indah seperti sebelumnya, bisakah waktu mengembalikan rasa yang sudah terlanjur luka karna kata? "TIME RELEASE"

More details
WpActionLinkContent Guidelines