wejangan renjana
  • Reads 2,796
  • Votes 135
  • Parts 44
  • Reads 2,796
  • Votes 135
  • Parts 44
Ongoing, First published Oct 29, 2018
Kau berhenti mengucapkan selamat tidur dan aku berhenti untuk tidur. Aku tersiksa antara benci juga dengan merindukanmu.

Selamat malam. Bisakah kau mengucapkan selamat malam juga agar aku bisa kembali tidur dengan nyenyak?

Selamat datang dikisahku... 
Jangan memandang aku ini bodoh. Apalagi tak memiliki harga diri.
Ini tentang sebuah rasa yang tak akan pernah mampu dimengerti oleh seseorang yang tak turut merasakannya
All Rights Reserved
Sign up to add wejangan renjana to your library and receive updates
or
#67mydiary
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
My Possessive (ex) Fiancé cover
FD (21+) cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover
Forbidden Love: KAISER cover
GAVIN 21+ cover
Dark Love cover
My Uncle 18+  cover
Hello, KKN! cover
Love from Sleeping Beauty  cover
Ibu Susu Anak Hot Duda cover

My Possessive (ex) Fiancé

19 parts Ongoing

INI NOVEL ADULT ROMANCE 21+, JANGAN ASAL BACA BAGI KALIAN YANG BELUM CUKUP UMUR. •••• "Mau nikah dulu, atau kawin dulu? saya bisa semuanya? Pilih saja Nadi." •••• Nadine Savaira (24 tahun) memutuskan kabur sejauh-jauhnya setelah membatalkan pertunangannya secara sepihak. Ia kemudian tinggal di sebuah desa yang begitu asri dan saling bergantung satu sama lain. Setelah menyelesaikan kuliahnya, Nadi langsung bekerja sebagai pegawai Puskesmas disana. Suatu hari Nadi ditugaskan ibu lurah untuk menyambut seorang dokter baru di kampung mereka. Dia dokter yang sangat tampan, berusia 29 tahun. Di pertemuan pertama, dia sudah membisikkan tepat di telinga Nadi, kata-kata yang membuat bulu kuduknya berdiri. "Tertangkap Nadi" Dia lelaki itu, mantan calon suaminya Nadi, pemilik tatapan yang sangat tajam. Dosa Nadi padanya adalah, Nadi kabur saat mereka akan menikah. Dan sekarang lelaki itu tampaknya ingin membalas dendam atas masa lalu tidak menyenangkan itu. Ikuti kelanjutan kisah Nadine Savaira, Barra Dominic Arnault, dan Ravindra Albaraq W.