Support System

Support System

  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 24, 2023
Dibawah langit malam yang penuh bintang, Leanna duduk di bangku taman Sendirian. Ia merasakan udara malam yang dingin menembus Kemeja yang ia kenakan. Saat ini ia sedang tidak ingin diganggu oleh siapapun, yang ia inginkan adalah ketenangan. tes tes air mata membasahi pipi nya, ia tak kuasa menahan air mata yang mulai membendung. isakan tangis mulai terdengar, bahunya bergetar hebat. Ia merasa sangat kacau. Well, mungkin kalian berpikir bahwa gadis ini sangat amat lemah. Gadis yang menyedihkan. Okay, benar. Tapi di balik kesedihannya malam ini. Ia telah melewatkan banyak tekanan, dan kurasa ia kembali masuk ke dalam tekanan yang lain. Leanna Abigail, gadis manis, tinggi, dan kuat. Gadis berumur 16 tahun ini sudah mengalami masa-masa sulit hal itu membuat nya menjadi pribadi yang lebih dewasa dan lebih cuek. Namun, seseorang telah menemukannya, seseorang itu merubah hidupnya dikit demi sedikit, hingga ia kembali merasakan bagaimana dihargai dan dikelilingi oleh orang-orang baik. Penasaran, apa yang akan terjadi selanjutnya? Yuk, ikuti ceritanya . . .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Black Room
  • Behind You!
  • Shadows of the Main Story
  • NARA
  • Embrace again, Arnan
  • TERA
  • ABIAN HALA
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Effort ( COMPLETED )
  • TNF Family x reader [HIATUS]

Theanne menyentuh novel bergenre harem itu. "Kamu sadar gak sih tokoh Cleoranthea terlalu disayangkan cuma buat mati begitu aja?" Zella ikut mengangguk setuju. "Cleoranthea emang figuran menyedihkan, Nona tapi saya juga berpikir masa saudara haram Protagonis wanita dan Antagonis wanita hidupnya aja udah menyedihkan ditambah lagi dia dijadikan tumbal demi impact cerita. Kasian banget." "Makanya aku butuh POV versi dia Zella. Aku juga penasaran apa yang terjadi ama dia di Black Room." .... Theanne Alexandra Alanius, Putri konglomerat yg kesepian merasakan kejengkelan tatkala maidny merekomendasikannya sebuah novel harem dark romance yang sedang nge-hype di sosmed. Novel yang begitu ia kritik habis-habisan sebab kekesalannya pada pemeran utama wanita. Anehnya, Theanne begitu tertarik pada sosok tokoh yang memiliki nama mirip dengannya. Tokoh figuran yang hanya jadi tumbal di awal cerita. Belum puas ketika mengkritik ending gantung dan teka-teki yang belum terselesaikan dalam novel tersebut, Theanne harus mengalami nasib tragis yakni mengalami kecelakaan di pesawat yang ia tumpangi. Ketika Theanne membuka mata ia merasa di tempat asing. Tunggu ada yang aneh, bagaimana bisa ia jadi Cleoranthea si Figuran? Menariknya lagi, Cleoranthea si Figuran dalam novel bukanlah karakter sesimpel yang ia kira. Apalagi, ia merasakan bahwa dunia itu terlalu nyata untuk dianggap sebuah novel. "Kalo Cleoranthea gak mau main secara terang-terangan maka aku, Theanne yang bakal gantiin dia buat main dengan terang-terangan!" ... "Anthea, stop making this chaos and tell us what do you want." "What if i don't want to stop?" "We'll give you a red card." Ekspresi gadis itu bukannya ketakutan malah terkekeh geli. Jari lentikny menyalakan pemantik api."Just give me a red card and put me in Blackroom again. Dengan begitu masing-masing dari kalian bisa berduaan sama aku kan?" Fuck, How to make her stop? This girl is really driving them crazy! "Kamu bakalan nyesel,Anthea. Jgn lari."

More details
WpActionLinkContent Guidelines