Tujuh orang pemuda satu per satu mengalami kematian sepulang dari kota. Bunyi kentungan pertanda kematian tak berhenti selama sepekan. Pak Broto sudah pernah memperingatkan kepada para warga tentang aturan desa. Tak ada yang bisa dilakukan selain melakukan penguburan. Sepekan kemudian, desa kedatangan 4 orang mahasiswa dari kota. Tak satupun warga yang memberitahu tentang kejadian kematian tujuh orang pemuda hingga suatu hari seorang perempuan muda bernama Nilam memberi pesan kepada Ali, ketua tim KKN, tentang terjadinya peristiwa kematian yang telah terjadi di desa. Tak lama terjadi lagi satu kematian mendadak pemuda berusia 21 tahun. Ali, ketua tim, mencoba melaporkan kejadian ini ke polisi namun langkahnya di tahan oleh Pak Broto. Alam berlaku ganjil ketika Ali tetap bersikeras untuk melapor ke polisi. Para mahasiswa merasa ada yang tidak beres dengan desa ini. Meski mencekam, Ali tidak bisa meninggalkan desa ini. Ali harus tetap di desa karena ada janji yang harus dituntaskan.
More details