Jarak
  • WpView
    Reads 5,467
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 5, 2023
Untuk sekedar mengenang kisahku dengannya dan menunggu titik temu setelah perpisahan itu. Cerita ini kubuat sebagai penguat hari-hariku ketika aku merindukan Ertho. Aku sebenarnya tak pernah mau merindukan dia, aku selalu ingin di dekatnya, namun kau tahu? Sepertinya semesta belum mengizinkanku untuk bertemu lagi dengannya. Kalian harus tahu, betapa rapuhnya aku saat ini namun Ertho selalu datang menguatkan, selalu ada dalam hela nafasku untuk sekedar mengucapkan "Selamat pagi." Ertho tidak seromantis lelaki di luar sana, namun aku tahu ketulusannya adalah segalanya. "Selamat menjalankan harimu dengan penuh semangat,Ertho. Aku tahu kini kita terhalang oleh jarak, tapi aku tetap mencintaimu tanpa mau berhenti." (Cover by: Mauna Lumi) - Selamat Membaca:) -
All Rights Reserved
#96
kekasih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fai
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • When Love is Breaking
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Kisah Aku
  • Say You Love Me (BAD BOY)
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Sekali Lagi (End)
  •  Love Story Karin [End]
  • CERPEN (END)
Fai

Real story of fai "Walaupun aku lari ngejar kamu,, aku selalu dibelakang mu... Bagi ku,, kau itu kaya angin,, aku tau kemana kamu pergi.. Aku juga tau darimana kamu datang.. Tapiiii... Aku gak bisa bikin kamu tetep ada disamping ku! " Suasana menjadi hening sekitar 5 detik setelah fai mengucapkan itu. "Dan aku tau.... Aku lagi menggapai angin! " sambung fai lagi "Mmmmmhhhh.... U have to believed,, " "............." fai hanya diam sambil menundukkan kepala menatap makanannya yang baru hilang sepotong ujung garpu. "Sebenarnya ferra cape temm.. Dihantui rindu! " sambung ferra "........kalo ngga kuat jangan dipaksa yuutt" "Kok..??? " bingung ferra "Bukan ada yang laen.. Kamu tau arti menggapai angin? " tanya fai "Ummm.... " ferra menggelengkan kepala sambil menyedot jus "Menggapai angin" sahut cowo itu dengan nada pelan, hening terjadi lagi sekitar 3 detik seakan ia berat mengungkapkan arti ucapannya. "Angin itu ngga bisa digapai" sambungnya "Kalo gitu,, jangan anggap aku angin" jawab ferra dan ia memegang tangan kiri kekasihnya "..............

More details
WpActionLinkContent Guidelines