Jarak
  • WpView
    LETTURE 5,467
  • WpVote
    Voti 127
  • WpPart
    Parti 21
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, mar 5, 2023
Untuk sekedar mengenang kisahku dengannya dan menunggu titik temu setelah perpisahan itu. Cerita ini kubuat sebagai penguat hari-hariku ketika aku merindukan Ertho. Aku sebenarnya tak pernah mau merindukan dia, aku selalu ingin di dekatnya, namun kau tahu? Sepertinya semesta belum mengizinkanku untuk bertemu lagi dengannya. Kalian harus tahu, betapa rapuhnya aku saat ini namun Ertho selalu datang menguatkan, selalu ada dalam hela nafasku untuk sekedar mengucapkan "Selamat pagi." Ertho tidak seromantis lelaki di luar sana, namun aku tahu ketulusannya adalah segalanya. "Selamat menjalankan harimu dengan penuh semangat,Ertho. Aku tahu kini kita terhalang oleh jarak, tapi aku tetap mencintaimu tanpa mau berhenti." (Cover by: Mauna Lumi) - Selamat Membaca:) -
Tutti i diritti riservati
#427
indah
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Pergi yang Tak Kembali..
  • PHILOPHOBIA (END)
  • Say You Love Me (BAD BOY)
  • Fai
  • Kisah Aku
  • Letter From Chacha (The End)
  • Terjebak Diwaktu Yang Sama
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Sekali Lagi (End)

Cinta Fiena dan Raka bukanlah kisah yang mudah. Lima tahun mereka berjuang, melewati rintangan dan keraguan, hanya untuk akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan yang penuh harapan. Mereka merangkai mimpi, menyusun masa depan, dan saling menggenggam erat, percaya bahwa cinta mereka akan bertahan selamanya. Namun, takdir berkata lain. Di hari ke-82 pernikahan mereka-saat kebahagiaan masih terasa begitu hangat-Raka tiba-tiba pergi. Tanpa tanda, tanpa pamit, tanpa memberi Fiena waktu untuk bersiap menghadapi dunia tanpa dirinya. Dalam hitungan detik, dunianya yang semula berwarna berubah kelam. Fiena tidak hanya kehilangan seorang suami, tetapi juga sahabat, pelindung, dan rumah yang selama ini menjadi tempatnya bersandar. Kesedihan yang begitu dalam mengikatnya dalam pertanyaan-pertanyaan tanpa jawaban-kenapa secepat ini? Kenapa setelah semua perjuangan, Raka justru pergi saat mereka baru memulai hidup bersama? Buku ini adalah perjalanan hati seorang perempuan yang harus menerima kenyataan pahit bahwa cinta sejatinya kini hanya bisa ia genggam dalam kenangan. Bagaimana ia bertahan? Bagaimana ia melanjutkan hidup ketika separuh jiwanya telah pergi? "82 Hari Bersamamu, Selamanya di Hatiku" bukan hanya tentang kehilangan, tetapi juga tentang cinta yang tak mati, meski maut telah memisahkan. Sebuah kisah yang akan mengaduk emosi, membawa pembaca merasakan getirnya kehilangan, sekaligus mengingatkan bahwa cinta sejati tak akan pernah benar-benar pergi.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti