Story cover for Jarak by Novaaarain
Jarak
  • WpView
    Membaca 5,464
  • WpVote
    Vote 127
  • WpPart
    Bab 21
  • WpView
    Membaca 5,464
  • WpVote
    Vote 127
  • WpPart
    Bab 21
Bersambung, Awal publikasi Okt 29, 2018
Untuk sekedar mengenang kisahku dengannya dan menunggu titik temu setelah perpisahan itu.
   Cerita ini kubuat sebagai penguat hari-hariku ketika aku merindukan Ertho. Aku sebenarnya tak pernah mau merindukan dia, aku selalu ingin di dekatnya, namun kau tahu? Sepertinya semesta belum mengizinkanku untuk bertemu lagi dengannya.
   Kalian harus tahu, betapa rapuhnya aku saat ini namun Ertho selalu datang menguatkan, selalu ada dalam hela nafasku untuk sekedar mengucapkan "Selamat pagi."
   Ertho tidak seromantis lelaki di luar sana, namun aku tahu ketulusannya adalah segalanya.
   "Selamat menjalankan harimu dengan penuh semangat,Ertho. Aku tahu kini kita terhalang oleh jarak, tapi aku tetap mencintaimu tanpa mau berhenti."




(Cover by: Mauna Lumi)
- Selamat Membaca:) -
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Jarak ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#170indah
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata) oleh DeviMariaSimarmata
61 bab Lengkap
Tepatnya 1 tahun 8 bulan sudah akan tiba. Dimana masa-masa yang sangat sulit, hari demi hari beriringan dengan sunggingan senyum manis dihampiri dengan perasaan yang masih membekas_memar. Aku perlu tau, seakan menjadi topik pembicaraan kita tempo hari_desakku. Aku hanya perlu pahami;setidaknya masa lalu adalah gambaran yang telah usang. Tapi, masih saja kerap sekali kau jaga dari debu. Aku fikir, kau sungguh tiada berujung sedih_nyatanya pahit. Berulangkali aku sering tak sadar akan kehadiranmu; menghantui kesesakan dalam dada. Seharusnya aku sadar_membohongi diri. Sebenarnya jiwaku meronta_rapuh;tapi kakiku beku, lidahku kaku. Berbuat semauku pun tak mampu. Aku harus ceritrakan sepenggal kata ini_setidaknya pada bayanganmu, atau sebait kalimat ini ku sampaikan pada nafasmu. Aku menyerah. Ya, aku pernah menyerah dan berlabuh dihatimu karena rapuh_sama halnya sekarang aku ingin berhenti_lari dari kenyataanmu. Kau bahkan tidak mau tau tentangku_nalarku hilang. Sama persis saat aku pernah kekosongan_kau pun mengisi hariku. Bagaimana aku dapat berisyarat_bergerakpun aku tak sanggup. Aku bagai terjerat;buram;kelam. Hari ini aku akan pastikan kau tidaklah takdirku. Dimana aku bisa bebas dan terbang;melompat dan menerjang_tidaklah keingiannmu. Bermimpi tentangmu tak jua masuk dalam hariku_masih ada yang mengkait dikepalamu_aku hanya persinggahan. Ini terlalu sakit yang mendalam. Aku bisa apa? Coba jelaskan kepada selembar kertas jawabmu_mungkin aku dapati. Setidaknya kau tidak membiarkanku terjerat. Aku bisa berbuat apa dengan menjalani hubungan ini tanpa tulusmu mencintai kekuranganku. Aku tak mampu dengan keinginanmu. Aku sungguh tiada daya. Ku mohon maafkan kelemahanku. Itulah mungkin sebabnya kau masih mencari separuh yang pernah hilang dan tertinggal. Aku bersedia kau tinggalkan tanpa syarat apapun, asal titipkan salammu sebagai suatu tanda kau pernah menjadi penghias hariku_kelam. Aku bersedia_tinggalkan aku saja, mungkin itu lebih baik bagimu_kehilangan. April 2017
Truth After Love (bersambung) oleh tiaxyl
35 bab Bersambung Dewasa
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
When Love is Breaking cover
My Junior My Love ✔️ cover
Antara Jarak Dan Waktu cover
AKHIR KISAH cover
Kisah Aku cover
PHILOPHOBIA (END) cover
Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata) cover
Letter From Chacha (The End) cover
Truth After Love (bersambung) cover

When Love is Breaking

11 bab Lengkap

Untuk beberapa alasan aku tidak ingin melepaskannya jauh dariku. Tapi hubungan kami tidaklah sejelas itu, hanya saja banyak orang yang menganggap bahwa sebaiknya status diantara kami diperjelas saja. Tapi ada satu ikatan kuat diantara kami yang membuat aku tidak bisa berada jauh darinya dan mungkin tidak bisa melepaskannya. Ketika menatap dirinya aku merasa bahwa dia adalah saksi dari kenangan masa lalu yang tidak ingin kuhapus keberadaannya. Menjaganya agar tetap berada didekatku adalah hal yang aku lakukan sejak lima tahun ini. Pria itu seperti payung bagiku yang melindungiku dari sengatan matahari dan juga rintik hujan. Tapi satu hal yang tidak dimiliki olehnya yaitu karena dia bukan pria yang aku cintai. Bagiku jika aku tidak bisa merasakan perasaan yang sama seperti ketika aku bersama dengannya, maka bagiku perasaan itu bukanlah cinta namanya!