Jarak
  • WpView
    Reads 5,467
  • WpVote
    Votes 127
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 5, 2023
Untuk sekedar mengenang kisahku dengannya dan menunggu titik temu setelah perpisahan itu. Cerita ini kubuat sebagai penguat hari-hariku ketika aku merindukan Ertho. Aku sebenarnya tak pernah mau merindukan dia, aku selalu ingin di dekatnya, namun kau tahu? Sepertinya semesta belum mengizinkanku untuk bertemu lagi dengannya. Kalian harus tahu, betapa rapuhnya aku saat ini namun Ertho selalu datang menguatkan, selalu ada dalam hela nafasku untuk sekedar mengucapkan "Selamat pagi." Ertho tidak seromantis lelaki di luar sana, namun aku tahu ketulusannya adalah segalanya. "Selamat menjalankan harimu dengan penuh semangat,Ertho. Aku tahu kini kita terhalang oleh jarak, tapi aku tetap mencintaimu tanpa mau berhenti." (Cover by: Mauna Lumi) - Selamat Membaca:) -
All Rights Reserved
#207
bumi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PHILOPHOBIA (END)
  • Pergi yang Tak Kembali..
  •  Love Story Karin [End]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • (END) HAL-HAL MANIS YANG TAK PERLU KITA ULANGI
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Fai
  • Rindu Dalam Diam
  • CERPEN (END)
  • Say You Love Me (BAD BOY)

Silahkan Pergi.Aku tidak pernah menahan atau memintamu tetap singgah.Aku tidak pandai membuat orang masuk kedalam hidupku begitupun juga menahan untuk tetap ada. (Cerita pertama aku. Maklum yah kalau masih berantakan. Ini semua proses)

More details
WpActionLinkContent Guidelines