Story cover for INDIGHOST by moamoa01
INDIGHOST
  • WpView
    Membaca 147
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 3
  • WpView
    Membaca 147
  • WpVote
    Vote 33
  • WpPart
    Bab 3
Bersambung, Awal publikasi Okt 29, 2018
Gelap aku dimana apa aku sudah mati aku hanya seorang gadis kecil tanpa orangtua hanya nenek yang kupunya dan sekarang aku harus mati. Apa tuhan tidak menyayangiku membiarkan aku mati. Tuhan memang tidak menyayangiku setelah mengambil kedua orangtuaku kini dia memisahkanku dari nenekku.

Terang seberkas cahaya menerpaku apa ini apakah tuhan masih membiarkanku hidup atau waktunya malaikat membawaku ke surga atau ke neraka. Oh tidak siapa itu dia bercahaya dia semakin mendekat kepadaku.

"Bangunlah dari tidurmu hiduplah dengan kehidupan baru apa yang kamu lihat tidak semua orang melihatnya juga" ucapnya lalu pergi meninggalkan seberkas cahaya putih

"Bangun cucuku bangun nak nenek disini jangan tinggalkan nenek" ucap seorang wanita paru baya yang mencintaku dengan segenap jiwa 

"Nenek..." satu kata yang melesat dari bibir mungilku 

Disinilah kehidupan baruku berawal....
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan INDIGHOST ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#28menakutkan
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Jeritan Anak Broken Home 17+ cover
PERCAYA? [END] cover
Flight cover
A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)  cover
Kutukan Tumbal cover
INDIGO! [TAMAT] cover
Till I Meet You cover
INDIGO cover
The Indigo Diary (Sudah Terbit) cover

Jeritan Anak Broken Home 17+

89 bab Lengkap

Aku adalah hasil dari masa lalu, buah dari cinta yang kandas, dan aku tercipta dari ketidakadilan dunia. Jeritan dan tangisan adalah perhiasan ku sehari hari yang menghiasi setiap langkah dan setiap hembusan nafas ku. Seolah aku juga adalah masa lalu yang harus di lupakan oleh mereka. Tangisan di tengah malam memecah kesunyian, luka yang tertutup kabut seolah utuh dari luar, Raga yang sempurna dengan jiwa yang sekarat. Gadis kecil tidak berdosa yang menanggung akibat keegoisan orang tua, Kehilangan cahaya hidup nya, berjalan tanpa arah tak tau tujuan tanpa penerangan. Tidak ada bimbingan atau petunjuk.dia sendirian, Mengendarai perahu kecil tanpa nahkoda, menyusuri lautan derita yang tiada akhir nya. Harapan demi harapan di langitkan namun hanya suara angin yang menjawab. Mampukah dia bertahan di ambang keterpurukan nya? Apakah alam akan menjawab semua harapan nya? "aku terlalu takut untuk mati tapi terlalu sakit untuk hidup. Seseorang tolong aku, berikan aku lampu untuk melihat masa depan,aku tak ingin hanyut mati dalam kegelapan" {DIRA} _________________________________________ ⚠️⚠️⚠️ cerita ini hanya ada di sini jika ada yang sama kemungkinan itu tiruan.ini bukan plagiat tapi murni hasil kerja otak dan kejadian-kejadian di kehidupan, Jika ada cerita ini di tempat lain mohon beri tau saya atau tolong laporkan segera terimakasih.