NADI [ On Going ]

NADI [ On Going ]

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Naara Kiva Fredella. Murid cewek biasa dengan sifatnya yang pediam, pemalu, tidak percaya dirian, dan dia bukan murid terkenal di sekolahannya. Bahkan, ia jarang berinteraksi atau berbaur dengan murid-murid lain. Maka, dari itu tidak ada yang mengenalnya, kecuali keempat sahabatnya, teman satu kelasnya, dan teman sekelasnya waktu SMP dulu yang sekarang satu sekolahan kembali dengannya. Namun, itu juga berbeda kelas dan jurusan dengan dirinya. Dan, ia tidak pernah tahu bagaimana rasanya jatuh cinta dan berpacaran. Jangankan untuk merasakan itu semua, ia dekat dengan cowok saja tidak pernah, kecuali ayah dan kakak cowoknya. Berbanding, terbalik dengan keempat sahabatnya yang sudah pernah merasakan itu semua dan mempunyai mantan. Hingga, suatu saat cewek itu memberanikan diri untuk mencoba berinteraksi dengan seorang cowok. Ya, walaupun hanya melalui via chat media sosial. Cowok biasa yang memiliki wajah manis, tetapi sifat cuek. Cowok itu cukup terkenal oleh orang banyak, terutama dikalangan cewek-cewek remaja. Erlangga Diallo Millard namanya. Sekarang, yang menjadi pertanyaannya adalah apakah interaksi keduanya akan bertahan hingga, akhirnya takdir mempertemukan dan mempersatukan mereka dalam bentuk suatu hubungan? Atau justru sang waktu dan juga takdir yang akan berperan memisahkan keduanya?
All Rights Reserved
#591
kuat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pal In Love
  • {Bukan} Sahabat Jadi Cinta
  • Just Friend
  • Back To You
  • Kelas A [End]
  • FRIENDSHIP [ SELESAI ]
  • Aku Takut Dicintai
  • I Give You Flower
  • Between Us
  • BEDA DUNIA

[TELAH TERBIT] "Selalu ada luka, diantara persahabatan dan cinta." ÷×+-=Pal in Love=-+×÷ Masuk kelas unggulan di sekolah barunya jelas bukanlah hal yang diharapkan oleh seorang Kia-siswi dari kelas reguler sebelumnya. Kia sendiri malah lebih suka menyebut keputusan kepala sekolah yang notabene sahabat papanya itu sebagai musibah. Tentu saja Kia cukup sadar kalau dirinya hanyalah tipe murid kurang rajin belajar dan masih suka menghabiskan waktu untuk main piano tales di ponsel. Lalu, harus punya teman sekelas bermuka tembok dan bermulut menyebalkan seperti Andra adalah musibah tambahannya. Kesan pertama yang buruk di awal membuat Kia dan Andra selalu saja tidak bisa akur satu sama lain. Adu mulut dan saling lempar pelototan adalah cara yang mereka pilih untuk berkomunikasi. Di setiap kali pertemuan, pasti ada pertengkaran. Tapi hari-hari terus berlanjut. Berbagai cerita datang satu per satu diantara Kia dan Andra. Dan semua itu mulai menjebak mereka dalam alur dengan cinta dan persahabatan sebagai konfliknya...

More details
WpActionLinkContent Guidelines