You are the reason

You are the reason

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 8, 2019
Menemanimu dari awal. Menemanimu dari posisi terendah. Menemanimu dalam kondisi terpuruk. Memberikan motivasi terbaik yang aku punya. Memberikan semangat dalam hal apapun. Tapi, Ketika kamu sudah berada pada titik puncak kebahagiaan dan kesenangan, kamu tak bersamaku. Itu menyakitkan. Sulitnya melepas rindu saat kita selalu berjauhan. Berbeda Kota. Berbeda Provinsi. Tuhan seperti tidak pernah mengizinkan aku bersamamu. Sekarang aku tahu mengapa Tuhan bertindak seperti itu. Karena kamu, terlihat seperti tak pernah mencintaiku. Melepaskanmu saat ini adalah jalan yang di berikan Tuhan. Aku siap melepasmu. Lagipula, apakah kamu masih pantas aku pertahankan? Masih pantaskah aku bersama orang yang tak pernah memiliki rasa terima kasih? Selamat berbahagia dengan orang yang bersamamu saat ini, tanpa tahu siapa yang selalu ada dan memberikan motivasi di masa lalumu. Dari aku, yang pernah memilikimu. Akankah kita bisa bersama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sincerely, Milan
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • The Fate Of My Life (END)
  • Move On (Ketika Masa Lalu Kembali Menghampiriku)  || Complete
  • Cinta Sendiri - 2
  • Fake Love
  • Lelah [✔]
  • Rasa
  • Stay (Away)

Hai, mungkin aku tidak pantas untuk menulis seperti ini. Tetapi aku masih mencintaimu. Sama seperti tigapuluh menit yang lalu, tigapuluh menit yang akan datang, dan seterusnya. Hatiku terus memantapkan jejaknya kepadamu. Meraung-raung memanggil namamu, ingin memilikimu lagi. Namun apa daya, disini aku duduk termangu, menatapmu tertawa bersamanya. Melihatmu dan dia pergi bersama di akhir pekan, seperti yang kita lakukan dulu. Menyedihkan bukan? Ketika posisimu sebagai seseorang yang penting dalam hidupnya, kini tergantikkan dengan orang lain, yang sayangnya adalah sahabatmu. Sahabat yang seharusnya menjadi penopang ketika hatimu hancur karena cinta, justru pergi bersama cintamu. Membuat sendiri kisah cintanya yang bahagia. Untuk kamu yang bernama belakang Andromeda, semoga bahagia. Sincerely, Milan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines