Fly
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Nov 11, 2018
Katakan saja bila saat aku bertemu kamu itu adalah takdir kita, bukan takdir mereka. Memang, sebuah pencapaian harus dengan pengorbanan. Tangisan kecil mungkin akan membisukan pemiliknya, tapi memancing penajaman telinga untuk seorang yang mendengarnya. Kadang angin menerpa pohon menggoyangkan dahan. Kadang angin bertiup membawa hujan. Itu bukanlah sesuatu yang harus di sesali, sebagaimana angin akan membawa luka terbang menuju impian. @salam_sapa @salam_senyum
All Rights Reserved
#296
kenangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Karena Kamu Rumahnya
  • CERITA tanpa EPILOG
  • Playing With Fire
  • Informed Consent
  • The Way Too Far [End | Belum Revisi]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Choosing My Man (Nadia's Journey)
  • My Bride 2 (Tamat)
  • REGROUP (MOMMY)

"Gue datang karena cinta, berjuang karena yakin. Gue terus bertahan dan balik lagi buat dia, walau kadang rasanya capek sendiri. Tapi ternyata, takdir punya rencana lain. Gue dipertemukan sama lo-seseorang yang nggak pernah menghakimi gue, bahkan saat gue salah. Lo yang selalu ngargain sekecil apa pun yang gue kasih, tanpa nuntut balik." ~Aqevra Naylashine Al Zhafira~ Aqevra rela pindah sekolah demi berada di samping pacarnya-Calven Arelliano Freyx. Alasan Aqevra pindah bukan hanya sekadar itu saja. Tapi ada banyak hal yang... tidak semuanya harus diceritakan, bukan? Cukup ikuti saja perjalanannya. "Ternyata itu lo? Atau gue cuma halu karena mengharapkan lo datang? Tapi itu mirip sekali. Gadis manis, bersiap-siaplah untuk berpaling dari laki-laki tidak bertanggung jawab itu." ~Zevran Arelle Narellan~ Kesimpulannya adalah.... kamu punya cinta, tapi hanya Tuhan yang mampu membolak-balikkan hati dan perasaan, mengatur takdir yang tak bisa kita tebak atau lawan. Bagaimana jika orang yang kamu cintai justru menjadi alasan terbesarmu untuk terluka? Mampukah kamu bertahan atau memilih untuk pergi saat segalanya mulai runtuh? Saat janji berubah menjadi dusta, dan harapan perlahan memudar, apa yang akan kamu pilih: bertahan dalam luka atau mencari kebebasan yang baru? WARNING!!! Jangan cuma jadi penonton, ikuti cerita ini sampai titik terakhir. Karena jawaban yang kamu cari ada di sana. semua jawaban ada di halaman berikutnya....

More details
WpActionLinkContent Guidelines