TUMPAS
  • WpView
    Reads 147
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 14, 2018
Bastian hampir saja menyerah, usahanya untuk membantu Bapak dan Ibu nampaknya menjadi sia-sia. Berladang ia sudah lakukan.Namun sekarang ia sudah lulus SMA. Apa yang harus ia lakukan? Apakah ia harus melanjutkan pendidikannya? Selamat membaca para readers :) Tema : cita cita
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bucin Part 1 (Sudah Open Pre-Order)
  • ARISYI EL QATHYA
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ]
  • Mengatasi
  • cinta yang takkan pernah terbalas
  • DANADYAKSA
  • Maaf, Dara.
  • Home

"Kamu lagi, kamu lagi! Kapan kamu berhenti bikin masalah, Andika!" Lagi-lagi Andika terciduk pihak sekolahan karena ikut tawuran dengan SMA sebelah. Andika selalu saja membuat ulah di sekolahannya hingga semua guru lelah menasihatinya. Hal yang sering Andika lakukan adalah, selalu datang terlambat. Bisa dihitung satu tahun sekolah, hanya beberapa hari ia berangkat tepat waktu ke sekolahannya. Itu pun kalau dia berangkat dengan orang tuanya saat orang tuanya dipanggil ke sekolahan untuk menerima surat peringatan. "Aku mau berhenti, kalau ibu menerima cintaku." Andika dengan lugas mengatakan hal tersebut di depan guru BK nya yang ia taksir. "Anak masih bau kencur saja sudah ngomongin cinta, sekolah saja masih sering terlambat!" ucap Cintya dengan gemas. Cintya, guru BK yang baru untuk menggantikan guru yang dipindah tugaskan ke SMA lain. Tidak disangka Andika malah naksir dengan guru barunya itu karena kegalakannya yang unik menurut Andika. "Lihat saja, akan aku buat ibu bucin sama aku. Sama seperti nama ibu, Bucin. Bu Cintya," ucap Andika. Cintya semakin geram dengan tingkah muridnya yang lain daripada yang lain. Selalu saja membuat dirinya naik darah saat berhadapan dengannya. Namun, itu adalah hal yang Andika suka saat melihat Cintya jengkel di hadapannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines