A Turtle Meets A Dog

A Turtle Meets A Dog

  • WpView
    Reads 181,494
  • WpVote
    Votes 18,406
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 5, 2021
Klien adalah manusia paling random bagi seorang marketing officer radio seperti Rindai. Entah itu soal reaksi yang muncul, bagaimana bentuk wajahnya, dan di mana keberadaan seorang klien semuanya seperti alur cerita yang unpredictable. Mencari klien berarti siap untuk bertemu banyak orang. Ya memang tuntutan kerjaan. Tetapi apa Rindai tidak boleh mengeluh? Rindai mengeluhkan soal kerjaan kepada Erkan. Erkan adalah sosok yang menjadi inspirasi Rindai dalam menjalani hidup. Lelaki itu tidak pernah mengeluh. Walau kerjaannya sebagai Campers (camera person) cukup menyita waktu & energi, tetapi dia tetap terlihat enjoy karena sering dapat tugas di luar kota. Tak hanya soal pekerjaan, Rindai juga mengeluhkan kisah percintaannya yang menyedihkan. Namun, Rindai tidak sendiri. Ada teman-teman lainnya yang sering berbagi cerita dengannya di Graha Biru. Ada Arsen, Ijang, & Yudhis. Para lelaki yang juga punya pekerjaan yang berbeda-beda.
All Rights Reserved
#2
cameraman
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fauxbae'ing | TAMAT ✔
  • Titah Agung
  • Resolusi Love  (Tamat)
  • INCIPTU [Complete]
  • Madu Realita (Maju Mundur Rekan Sekaligus Tetangga) - Hiatus
  • Being Love (TAMAT)
  • COMFY-Versation
  • Kang Younghyun : Finale (Young K DAY6) [Completed]
  • Love in Instagram (Komplit)

Seminggu sebelumnya, Ariendra Pilli masih menjadi Produser Treya di kantor. Seminggu berikutnya, Treya memanggil Rend "Sayang", pakai acara menyandarkan kepala ke lengannya pula. Seminggunya lagi, di tangga kantor, sambil memohon, Treya bilang, "Kan, daripada jomlo. Mas Rend mending pacaran sama saya aja. Gimana?" Sebisa mungkin Treya menunjukkan ekspresi penuh permohonan. "Kamu baru saja nembak saya, Ya?" "Iya aja." Dia mengangguk cepat serupa anjing peliharaan. Rend bersedekap. "Apa keuntungan yang bakal saya dapat?" "Kecantikan saya, langsingnya saya, pinternya saya, berdedikasinya saya." "Nggak lolos." "Lho, kok?" "Saya nggak suka cewek cantik. Jadi, Naysila Treya Anastasya, bisa kamu menyingkir dari hadapan saya?" Mampus!

More details
WpActionLinkContent Guidelines