Stuck [HIATUS]

Stuck [HIATUS]

  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 18, 2019
"Aku gak butuh kamu buat bales perasaan aku, aku cuma pengen kamu tuh percaya sama aku" "Maafin aku val" "Kamu egois, dinding kamu terlalu besar buat aku runtuhin" "Kamu nggak boleh stuck sama aku, masih banyak cewek lain val" "Aku maunya kamu" "Terserah . maafin aku" Ia pergi meninggalkan laki-laki yang mencintainya dengan tulus . dengan alasan tidak percaya tapi sebenarnya ada sesuatu dibalik itu semua. Sesuatu yang hanya dirinya sendiri yang mengetahuinya. Sedangkan laki-laki itu sakit hati . terluka karena perempuan yang ia cintai pergi begitu saja. Tanpa disadari perempuan itu membuat hidup laki-laki berubah drastis, dari putih menjadi hitam . Tapi, suatu hari ada seseorang yang sama persis sifatnya dengan si perempuan yang telah mengubah pemikiran si laki-laki tentang 'perempuan sama saja' . dia beda, tapi dia mengingatkan dengan seseorang yang berada pada masa lalu si laki-laki . "Lo, mirip banget kayak dia" "Dia? tukang bakso itu, hahahah" Senyum itu - Noval
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • Step Backward
  • DAKSA [END]
  • No Longer Mate
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Love Starlight
  • [NCT DREAM] Seven Boys In My Life || arasweetstrawberry ✔
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Because I'm Stupid (End)
  • Angelista Geavano [Completed]

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines