Cukup Mengagumi

Cukup Mengagumi

  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 31, 2018
Love In Silence Cinta Dalam Diam, yaa itu Aku. Mencintaimu Bagiku Adalah takdir. Dan diam Adalah Caraku mencintaimu. Aku yang hanya bisa mengagumimu. Mengagumi Indahnya parasmu, baiknya akhlakmu, Dan tulusnya hatimu. Jika Allah mengizinkan Ingin rasanya memandang mu, melihat Senyummu tak hanya Dalam sekejap. Tapi aku selalu berusaha menggugurkan harapanku Karena ketidak Inginku mengusik hidupmu, Tapi aku tak kuasa Dalam Hal itu. Hey... Hari Ini saja biarkan rindu bercerita Kepadaku tentang suaramu yang waktu itu berbicara padaku. Tentang aku yang selalu malu Jika berhadapan denganmu diam tak bisa berkata Lagi. Hey Asal kau tahu Saat aku memilih Untuk diam. Sebenarnya banyak Kata yang rasanya Ingin ku katakan hanya saja Aku tau Karena kau tak akan pernah Mengerti. Terkadang, Aku iri Dengan Dia. Dia orang yang saat ini bersamamu. Yang bisa merasakan cinta Dan kasih sayang mu. Apalah dayaku? Menyapamu saja Aku tak Mampu. Aku hanya bisa menyematkan namamu dalam Setiap rangkaian doaku Kamu... Dengan adanya kamu dihidupku aku jadi Mengerti apa arti cinta yang Sesungguhnya. "Cinta tak Harus memiliki" Namun "Semoga kau bahagia" Yaa Walaupun bukan aku alasan kau terseyum bahagia. Kadang aku kesal,lelah,letih Dengan keadaanku. Aku yang Jatuh cinta pada seseorang yang bisa ku Lihat Tapi tak bisa kuajak bicara. Aku jatuh cinta pada seseorang yang bisa ku buat Cerita tapi tak bisa kuajak buat Cerita bersama.Ya Ini lah aku yang mencintaimu dengan Ikhlas,mencintaimu Dalam diam Tanpa takut kehilangan. Karena Tuhan telah menyiapkan yang terbaik Untuk hambanya. Memintamu Dalam doa? Tidak. aku malu melakukannya. Terlebih mengingat Betapa diri Ini masih banyak kekurangan. Aku Cukup mengagumimu saja Dan memohon Semoga aku Dan kamu senantiasa diberikan kemudahan Untuk Terus memperbaiki diri (dihadapan Allah) ~Love In Silence By= Fifi Nur Holifah Ini hanya cerita sedikit tentang kehidupan ku. Semoga Bermanfaat kawan. Maaf Baru Belajar Hhe...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Kamu [SELESAI]✔
  • Mahligai Sunyi
  • Mencintaimu Dalam Diam     (On Going)
  • Yang Tertinggal
  • FATE LOVE S2 •Sunsun•✓
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]

sebelum baca, FOLLOW dulu gasii??? "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines