Appa, Give Me a Hug!

Appa, Give Me a Hug!

  • WpView
    LECTURAS 325
  • WpVote
    Votos 49
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, dic 12, 2018
Kyuhyun tetap tegar menjalani hari-harinya yang berat dan melelahkan tanpa adanya kasih sayang dari kedua orang tuanya. Ayah Kyuhyun yang entah berada di mana. Sedangkan sang Ibu belum lama meninggal. Setelahnya, Kyuhyun tinggal bersama Paman dan BIbi yang begitu kejam dan matrealistis. Walaupun demikian, Kyuhyun tetap menaruh rasa hormat dan patuhnya. Ibu Kyuhyun meninggal karena suatu penyakit yang orang bilang adalah penyakit kutukan. Oleh karenanya, Kyuhyun berbulan-bulan menjadi bahan gunjingan dan caci maki para tetangga. Namun, semua itu tidak lantas membuatnya berputus asa dan terpuruk. Kyuhyun tetap semangat menjalani harinya, sampai sebuah berita buruk seolah menghempaskannya sekali lagi kuat-kuat ke dalam jurang? Mampukan Kyuhyun bertahan dengan takdirnya yang begitu kejam?
Todos los derechos reservados
#136
sickstoryarea
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HanHan's Diary [END]
  • WAKTU TERAKHIR (KIM SEOKJIN)
  • Another Pain (END) ✔
  • OBLIVION
  • Monokrom [Completed]
  • Sunshine Becomes You [END]
  • Good Bye ( Complete )
  • Hold Me, Hyung!
  • MAYARA (TAMAT)
  • Rumah Untuk Pulang

【 Brothership 】 Yihan telah menghabiskan hampir seluruh hidupnya di rumah sakit, berteman dengan selang oksigen dan suara monitor yang terus berbunyi. Kakaknya, Vanza, selalu berkata bahwa suatu hari Yihan akan pulang. Namun, Yihan tahu bahwa satu-satunya "pulang" baginya bukanlah rumah, melainkan tempat di mana ia bisa berlari bebas tanpa rasa sakit. Di balik senyumnya yang lembut, Yihan menyimpan impian yang tak bisa ia kejar, harapan yang harus ia genggam meski tahu akhirnya akan terlepas. Sementara Vanza terus menghiburnya dengan janji-janji manis, Yihan berpura-pura percaya, bukan untuk dirinya sendiri, tapi untuk kakaknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido