VIABIL [Hiatus]

VIABIL [Hiatus]

  • WpView
    Reads 663
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 22, 2020
Elvia bergeming di tempatnya. Tangannya mengepal erat mengiringi air mata yang mulai mengalir. Hingga tatapan dingin itu menyadari keberadaannya. Hening, Via seakan tenggelam dalam tatapan itu. Gadis itu memaki dalam hati. Dengan perasaan kalut dirinya berlari meninggalkan sepasang muda-mudi yang tengah melepas rindu melalui sebuah pelukan. "Gue bakal lupain dia! GUE BAKAL LUPAIN DIA!" Tentang Elvia si gadis ceroboh yang jatuh hati kepada Abil si pemilik ekspresi datar. Mungkinkah hati Abil dapat diluluhkan Via? Atau masa lalu kembali menyeret Abil untuk meninggalkan Elvia? . . . This is my first story_
All Rights Reserved
#5
abil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ditya
  • DRABIA [END]
  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • RAJAWALI
  • Azila dan Rahasia
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • HILANG [Segera Terbit]
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Natasya Hamzah [Edisi Baru]
Ditya

[ judul awal : Nine years ago ] " Mending lo pergi " " Pergi! " Bentak Ditya kepada Lili yang masih saja berdiri di depannya di ruangan serba putih ini. " Gak " Respon Lili tegas sambil menatap mata Ditya tegang. Ia mendekati Ditya yang sedang duduk diranjangnya.Air matanya sudah menggenang di pelupuk matanya namun ia pertahankan untuk tidak jatuh saat itu juga. " Gwe bilang pergi li. Sebenarnya apa sih alasan lo masih bertahan sama gwe yang gak guna ini? Gwe bener bener gak ngerti sama jalan pikiran lo " Ucap Ditya memalingkan wajahnya, kemudian melanjutkan ucapannya " Asal lo tau ya Li, fisik gwe ini akan mati,sebelum itu, mental gwe juga akan mati dan nantinya lo akan hilang dari ingatan gwe. Jadi lebih baik lo per- " cup- Ditya kaget dengan yang dilakukan Lili. Sekilas namun berhasil membuat degup jantungnya tak karuan. " Jangan usir gwe kaya gini dit,jangan usir gwe dari kehidupan lo " Ucap Lili dengan suara yang gemetar. Tenggorokannya terasa tercekat menahan untuk tidak menangis. " Gwe tau lo takut jadi gwe mohon lo gak perlu takut. Gwe adalah ingatan Lo. Gwe adalah hati Lo " Lili tak bisa menahan air matanya. Satu persatu cairan bening itu keluar dari pelupuk matanya. " GUE CINTA SAMA LO DIT,GUE SAYANG SAMA LO, GUE MAU LO BERTAHAN UNTUK GUE DAN GUE MAU LO SEMBUH " sih amatir. Mohon dimaklumi :))

More details
WpActionLinkContent Guidelines