Obálka příběhu pro Ellora (TAMAT)  od Timdelapan
Ellora (TAMAT)
  • WpView
    přečtení 1,349
  • WpVote
    Hlasy 391
  • WpPart
    Části 20
  • WpView
    přečtení 1,349
  • WpVote
    Hlasy 391
  • WpPart
    Části 20
Rozepsáno, poprvé publikováno lis 01, 2018
Ellora, ketenangan dirinya terasa saat kedamaian itu ditemukan, rasanya itu masih sebagian.

 Bersama beberapa remaja asing dari dunianya yang sempat terdengar bising, dirinya kembali berjalan di jarak yang telah terbentang.

Sulit untuk membuat jarak itu terkikis yang kini tersimpul erat dengan bayangan ilusi. Ilusi? Perasaannya mengatakan seperti itu. Menganggapnya tak nyata.

 Benarkah pilihannya berjalan hanya mengarah pada upaya penghapusan bayangan ilusi?
Všechna práva vyhrazena
Pro přidání Ellora (TAMAT) do své knihovny a dostávání aktualizací se zaregistruj
nebo
Pokyny k obsahu
Taky se ti může líbit
CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME? od kiyaa_syaarie512
Části: 24 Rozepsáno
"takdir terus berjalan dan waktu terus berputar, tapi mungkin cinta yang tumbuh semenjak gue pertama ketemu dan ngeliat lo itu hanya terlalu rapuh untuk berada didunia yang kejam ini." Pertemuan tak terduga itu terjadi di tempat yang sama sekali tak disangka. Kini datang kembali-tanpa aba-aba, tanpa isyarat. Di sekolah barunya. Allena kembali dipertemukan dengan sosok yang pernah hadir dalam fragmen masa lalunya yang kini telah kabur. Alveran Mahen Alvarezy. Wajahnya datar, tapi matanya... mata itu seolah menyimpan sesuatu. Sesuatu yang pernah ia lihat, entah di mana, entah kapan. Alveran terdiam. Ada yang mengganjal. Ada rasa familiar yang tak bisa ia jelaskan. Seolah ingatannya sedang berusaha mengaitkan potongan-potongan masa lalu yang samar. Gadis itu... siapa? Sementara itu, Allena hanya berjalan melewatinya begitu saja-tanpa ragu, tanpa gelagat mengenal. Baginya, Alveran adalah orang asing. Tapi bagi Alveran, Allena adalah teka-teki yang entah mengapa... membuat dadanya sesak tanpa alasan. Tapi yang Alveran rasakan-Allena adalah bagian dari kepingan masa lalu yang hanya lewat sementara, lalu pergi entah kemana. Kenangan itu seolah mendadak kabut. Mereka pernah dipertemukan. Dulu. Dalam momen singkat yang terlalu berharga untuk dilupakan. Namun semua itu telah hilang dari ingatan Allena-tertimbun rapat oleh kabut kecelakaan yang merenggut sebagian dirinya. Dan kini, saat takdir mempertemukan mereka kembali... hanya satu yang jadi pertanyaan: Akankah Allena mengingatnya, atau justru, semuanya harus dimulai dari awal?. Awal dari ingatan yang perlahan akan kembali.
Taky se ti může líbit
Slide 1 of 9
MEMELUK LUKA [END] cover
Mencari Cinta Sejati (END) cover
Sebuah Rasa cover
My Craziest Neighbor [Completed] cover
CAN YOU READ THE NEW CHAPTER FOR ME? cover
THE CHAOS WITHIN: AWAKENING [Volume I] cover
I'm Not Her | ENHYPEN cover
Titik Terbaik | END cover
Antara seamin dan seiman cover

MEMELUK LUKA [END]

Části: 95 Rozepsáno

Menjadi anak terakhir sekaligus satu-satunya perempuan dalam keluarga memang tidak mudah bagi Alea. Sejak kecil, ia tumbuh dengan beban yang diam-diam menghantuinya-beban harapan besar yang diletakkan di pundaknya oleh orang tua dan kakaknya. Mereka melihatnya sebagai harapan terakhir keluarga, seseorang yang harus bisa melampaui pencapaian ayah, bunda, dan abangnya. Ekspektasi itu begitu tinggi hingga terkadang membuat Alea merasa sesak. Setiap langkah yang ia ambil seolah diawasi, setiap keputusan yang ia buat harus dipertimbangkan dengan matang agar tidak mengecewakan mereka. Ia harus menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih segalanya. Namun, di balik semua itu, ada ketakutan yang terus menghantuinya yaitu kegagalan, takut mengecewakan, takut tidak menjadi seperti yang mereka harapkan. Terlalu sering ia memilih diam daripada mengungkapkan perasaannya. Luka-luka yang ia terima tidak selalu tampak di permukaan, tetapi mengendap jauh di dalam hati. Ia belajar untuk menyembunyikan lelahnya, menyimpan resahnya sendiri, dan terus berusaha sekuat mungkin untuk menjadi versi terbaik yang diinginkan keluarganya. #1 Melawanrestu #1 Anakterakhir #2 Bedakeyakinan #2 Alea #2 Pendidikan