RANA

RANA

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 3, 2018
Menjaga namamu dalam doa adalah cara yang terbaik untuk mencintaimu. Berharap kamu lah seseorang yang Tuhan kirim kan untuk menjadi teman hidupku kelak. Entah kenapa aku bisa memiliki perasaan ini kepadamu, perasaan yang selalu membuatku memikirkan mu, mengharapkan engkau adalah takdirku. Tapi, aku sadar aku tak seharusnya selalu memikirkan mu, karena itu sama saja aku membuat sang pemilik hati cemburu karena Cinta ku padamu. Maka dari itu aku lebih memilih menjaga mu dalam doa ku, jika nanti kamu bukan takdirku, aku tak bisa berbuat apa-apa. Karena hanya Allah yang tau siapa seseorang yang pantas untuk menjadi teman hidupku kelak.
All Rights Reserved
#179
rana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Para Pemilik Nama
  • Dia dan Doa
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • R  &  A
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • Amor (New Version)
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Setulus Rasa (END)✔️

Seorang pendiam bisa saja menyimpan berjuta rasa dalam dunianya. Kadang setiap tempat yang dipijak memiliki sebuah nama yang digantungkan. Maka ketika semakin banyak tempat yang dilangkahi akan semakin banyak nama yang harus dikenang kembali. Adakalanya mereka indah dan menyebabkan hati mencintai. Ke depannya bagaimana untuk memilih jika dituntut agar hanya memiliki satu? Daripada merusak budi mereka yang suci, lebih baik menjaganya dan mengatakan ketika waktu telah tiba. Tidak sampai di situ, permasalahan akan terus ada. Setiap kali memilih akan selalu ada pertanyaan, "apakah benar dia yang terpilih?", "apakah yakin tidak akan melihat orang berikutnya ketika sudah menentukan pilihan?", "apakah pilihanmu akan menjadi pelita hati atau hanya akan menjadi kobaran api?" Terkadang apa yang semestinya terjadi akan datang di waktu yang benar dan tepat. Tapi sebaiknya jangan terburu-buru, hari esok tetap tidak ada yang tahu. Sebuah cerita yang ditulis atas sebuah fenomena. Kala banyak sekali orang yang telah pergi, banyak yang tak lagi dapat dimiliki, dan banyak orang yang melukai diri sendiri. Cerita untuk mereka yang tersesat karena tak lagi dapat melihat dengan tepat. Doa untuk semua agar selalu selamat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines