ONLY YOU

ONLY YOU

  • WpView
    Reads 1,449
  • WpVote
    Votes 1,079
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 6, 2019
Berjalan dengan langkah tegap, berdiri menopang lutut yang sangat terasa lemah, juga bahu yang sangat lemas Ada yang berubah dengan lorong yang kini ia jalani, lorong ini lebih tampak menyedihkan dari lorong lorong sebelumnya. Langkah tersebut memelan saat melihat benda benda yang ia lewati begitu meremukkan hatinya. Beberapa saat kemudian terdengar gelak tawa yang menggelegar, diikuti cibiran cibiran yang begitu membuat telinga memanas. Pikirannya hancur, emosinya kacau, batinnya tersiksa. Semuanya berpadu menjadi satu membentuk kehancuran yang begitu menyakitkan. Ia terjatuh, tersungkur! Terdengar ringisan kecil dari bibirnya, sedetik kemudian air matanya mengalir membentuk aliran sungai kecil, kemudian berubah menjadi isakan isakan yang begitu menyayat. Ia menutup kedua belah telinganya, berteriak dengan histeris, berharap semuanya akan berakhir. Dia sangat lelah dengan semua ini. Seakan akan ini adalah mimpi buruk yang tak akan pernah meninggalkannya.
All Rights Reserved
#2
frindship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CEYRON ALLISTAIR
  • To Be Antagonis
  • Kesayangan
  • If we can together
  • Transmigrasi Ayne
  • 2190 Days of Silence
  • Leyna
  • Transmigrasi Gadis Gila [TERBIT]
  • Om, Ayo Nikah!
  • LEITHLEACH

Hujan turun pelan di halaman belakang rumah keluarga Vallerion. Tapi buat Ceyron, hujan itu tak pernah sejuk selalu dingin, selalu nyakitin. Sama seperti keluarga yang sedang berdiri di hadapannya. Tubuhnya gemetar, bajunya sobek, tangannya diikat, mulutnya berdarah. Ia hanya bisa duduk lemah, menatap tiga kakaknya dan... Arienne. "Gue ini adik kalian," ucapnya pelan, nyaris seperti bisikan. Tapi yang ia dapat hanya tatapan kosong, datar dan mati rasa. Arienne maju duluan, senyumnya manis seperti biasa. "Maaf ya, Cey. Tapi lo tuh emang ga pernah cocok di sini." Dan tanpa banyak basa-basi, tombak tajam menembus dadanya. Bukan Arienne yang lempar. Tapi Ares, abang paling tua, yang katanya dulu pernah janji bakal lindungin dia. Janji kosong. Ceyron jatuh. Dunia jadi kabur. Dingin, gelap. Lalu semuanya... hening. ••••• 📌 Cerita ini adalah karya fiksi orisinal. Semua tokoh, latar, dan peristiwa di dalamnya adalah hasil imajinasi penulis. Dilarang menyalin tanpa izin! 📌 Sampul dibuat menggunakan template aplikasi Sampul Buku, dengan penyesuaian judul agar sesuai dengan isi cerita. • Senin, 26 Mei 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines