STRONG GIRL

STRONG GIRL

  • WpView
    Reads 612
  • WpVote
    Votes 86
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadComplete Sun, Jan 5, 2020
Gamma mengedarkan pandangannya dan berhenti ketika ia melihat sosok gadis cantik di pojok sana. Ya dia Oca teman sebangkunya dikelas. Adit dan Arya yang tadinya ngobrol langsung menatap ke arah Gamma yang sedari tadi diam saja. Mereka mengikuti arah pandangnya dan berhenti pada 3 orang gadis di meja pojok kantin. "Lo liatin siapa sih Gam? anak baru itu" goda Arya. Entah kenapa Arya memang senang sekali menggoda sahabatnya yang satu ini,menurutnya lucu liat mukanya Gamma kalau kesal gitu. Adit menatap gadis itu,ya gadis berambut coklat gelap yang tengah ngobrol bersama kedua temannya. Ia mengalihkan pandangannya ke Gamma "Namanya siapa?" tanyanya pada Gamma. Mereka bertiga memang tidak satu kelas,jadi pantas saja kalau Adit tidak tau namanya. Adit dan Arya satu kelas namun Gamma tidak. Ia berpisah kelas dengan kedua sahabatnya itu. "Oca" Mendengar pertanyaan sahabatnya itu Gamma menjawabnya cepat tanpa menoleh ke arah Adit. Ia sibuk memandangi es teh di depannya. Adit yang mendengar nama itu pun kaget dan membuka mulutnya kembali "Gloriosa?"
All Rights Reserved
#181
kekinian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALAGAM (SELESAI❤️)
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • ON SIGHT (Completed)
  • ALNI
  • GHAVARI
  • ARGLADIS
  • SI TAMPAN AERO
  • ALFHASSA
  • RAISEN
  • Persona

Ini kisah tentang tiga anak remaja yang masih SMA. Ada Aira sebagai pacar Alan dan ada Agam sebagai sahabat Alan. Aira adalah gadis beruntung yang memiliki dua penjaga, ada Alan sebagai pacarnya dan Agam sebagai sahabatnya juga. Tidak jarang Aira pergi bersama Agam atas keinginan Alan. Lelaki itu selalu mengandalkan sahabatnya jika ia tidak bisa mengantar Aira. Agam yang sudah bersahabat dengan Alan sejak SD diam-diam menyukai Aira. Pacar sahabatnya sendiri. Agam tahu perasaannya ini salah. Bukan di waktu, tempat, atau orang yang tepat. "Gam. Nanti gue juga mau repotin lo lagi untuk bantu gue ngehias ruangan itu." Ujar Aira sambil terus memindah file ke dalam flashdisk. Sambil menunggu Aira kembali menatap Agam. "bisa kan?" "apapun gue bisa lakukan buat lo, Ay." Ujar Agam sambil menatap mata Aira lekat-lekat. Aira memandang Agam dengan gemas. Tangannya tergerak mencubit kedua pipi lelaki itu saking gemasnya. "eeummm baikk nya Agam sama gue." Ucap Aira dengan nada manja khas gadis itu. Setelah Aira melepas cubitannya di wajahnya. Agam masih terus memandang gadis disampingnya. Rasanya untuk beralih menatap yang lain tidak lah penting bagi Agam. "kalau gue suka sama lo gimana, Ay?" Aira langsung menoleh pada Agam seketika.

More details
WpActionLinkContent Guidelines