Maaf, Pengapnya di Pena

Maaf, Pengapnya di Pena

  • WpView
    Reads 3,120
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 30, 2025
Tentang hal yang riuh di pikiran, hingga akhirnya tertuang dalam kata... Ganti judul, karena isinya sudah terlalu random:) Terima kasih 🙏 #1 - Ekspresi (1 Januari 2024) Tik Tok: @r_poemy Instagram : @rifkhasanah Twitter : @rifkharif
All Rights Reserved
#569
perjalanan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Desahan Rindu
  • TENTANG RASA
  • Kepada sang pencipta rindu
  • Faraday's Cage
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • alunan diksi (sudah Terbit)
  • Quotes About Everything
  • Setelah Langit Berbisik

"Mencintaimu adalah penghargaan yang luar biasa." Bukankah desahanku itu nikmat bagimu, Tuan? Lantas mengapa kau jahit mulutku? Terus saja mengambil dalih cinta sebagai pagar dari gelombang nafsu! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau timang jemariku! Terus saja kau salahkan desahanku, tapi kau mandikan rambutku! Puisi adalah cinta, cinta adalah puisi Tak ada kata adalah yang berperan sebagai definisi Tak ada bahasa tubuh yang berperan sebagai penguasa ilusi Semua dirancang dengan peluh dingin, mengingat seberapa besar pasukan itu menguasai komposisi seraya mengatakan; "Desahanku, rambutku, jemariku, mulutku ... sudah melapor apa kepada sang Illahi? Rasakan!!" 🔼🔼 PUISI DESAHAN RINDU Puisi bergenre romance yang lorong waktu tokohnya sedang dirogoh oleh jari tengah kekasihnya. Pengekspresian rindu sampai pada sel-selnya akan dijeritkan dalam puisi ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines