kota tarim

kota tarim

  • WpView
    Reads 65
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 2, 2018
TERLETAK ± 500 km dari Ibukota Yaman, Shan'a, Tarim adalah sebuah kota yang tergolong subur dan makmur. Walaupun curah hujan rendah dan dikelilingi bukit-bukit tandus dengan padang pasirnya, namun persediaan air di daerah yang kami tempati ini sangat cukup. Lebih dari itu, kota legendaris yang konon berasal dari nama putra Raja Hadhramaut ini juga merupakan wilayah domisili bagi keturunan keluarga besar Rasulullah saw., sebagaimana Kota Madinah bagi Baginda Muhammad saw. Bahkan, dalam catatan emas sejarah kuno Yaman, Tarim dinobatkan sebagai ibukota sekaligus jantung peradaban Kerajaan Hadhramaut sekitar abad IV SM. Sampai akhirnya, sinar benderang Islam datang menerangi kota ini oleh Sayyidina Ziyad bin Lubaid al-Anshari yang diutus Rasulullah pada tahun 10 H. Di masa pemerintahan Sayyidina Abu Bakar ra, gerakan murtad dan para pembangkang yang enggan menunaikan zakat terjadi di kawasan Hadhramaut, kecuali seluruh penduduk Tarim yang tetap taat beriman dan justru membantu tentara Islam utusan Sang Khalifah memerangi golongan murtad dan anti-zakat. Ketika Sahabat Abu Bakar mendengar kabar keteguhan masyarakat Tarim, beliau sangat kagum-gembira seraya mendoakan tiga keistimewaan untuk kota ini yang sampai detik ini masih dapat dirasakan; pertama, agar kota tersebut makmur; kedua, airnya berkah; dan ketiga, semoga kota Tarim dihuni banyak orang-orang saleh. Berkat doa Khalifah Rasulullah inilah, wilayah yang memiliki 365 masjid ini sampai sekarang sangat terkenal sebagai pusat perkembangan ilmu di Yaman. Simbol kecemerlangan ini boleh dilihat dari Maktabah al-Ahgaff yang menyimpan lebih dari 5000 manuskrip keagamaan, hukum Islam, astronomi, sejarah, matematika, dan lain-lain yang menjadi rujukan utama para ilmuwan Islam sedunia.❤️❤️❤️Tarim
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Seorang Santri (TERBIT)
  • Diary Lestari
  • Hamzah
  • Assalamu'alaikum Cinta (Slow Update)
  • Islam: Kekuasaan Yang Terlupakan Oleh Dunia [On Going]
  • Mendadak Ke Tarim
  • H2 TARIM
  • My Destiny's Path
  • OPACRAPHILE [End]
  • Kisah Habib Umar bin Hafiz

Ini bukan kisah Sayyidina Ali dan Sayyidah Fatimah Az-zahra. Namun cerita tentang Muhammad Alfatih dan Safiyah Aqilah. Muhammad Alfatih, seorang santri dan ustadz dari pondok pesantren Al-Jannah yang memiliki segudang prestasi dan bakat jatuh hati pada gadis desa yang ia lihat di masjid. Alfatih awalnya menolak perasaan yang datang kepadanya untuk Safiyah, namun siapa sangka perasaan yang terus ditepis oleh Alfatih justru menghantuinya dan menjadikannya melangitkan nama Safiyah Aqilah Pemuda berdarah Jawa Tengah tersebut berusaha untuk tetap santai dalam mengagumi, sabar dan ikhlas. Pasalnya jarak pondok pesantren dengan tempat tinggal Safiyah cukup jauh yang membuat Alfatih menjuluki dirinya sendiri sebagai pengagum rahasia yang sebenarnya Sangking rahasianya, tak ada orang yang mengetahui bahwa ia sedang mengagumi seorang gadis desa yang ia temui di masjid Kurang lebih 5 bulan lamanya Alfatih memendam perasaannya. Karena tak kuasa memedam perasaannya lagi, Alfatih mendatangi rumah Safiyah bersama Gus Alim gurunya. Alfatih melamar Safiyah bersama guru dan ayahnya, namun Safiyah bingung menjawab Lantas, akankah Safiyah menerima lamaran dari Alfatih? Atau, Safiyah akan menolak lamaran dari Alfatih? "Aku bagai orang yang terjebak dalam labirin saat aku memandang wajahmu, aku juga bagai orang yang terjebak badai dalam kapal yang mengombang-ambingkan diriku. Namun setelahnya, aku bagai orang sebuah tameng yang bertugas melindungimu, dan setelahnya aku bagaikan sebuah bunga yang layu setelah aku tak bisa lagi menatapmu" -Muhammad Alfatih Start: April-06-2024 End: November-16-2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines