We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Merajut Hati Yang Luka

Merajut Hati Yang Luka

  • WpView
    Reads 1,219
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 38
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 2, 2020
WpInfo
Fanfic
The Maze Runner
"Masa depan? Bahkan gue udah ngeraguin masa depan gue."~Diandra - - "Hidup itu mengharuskan kita untuk berbagi, entah itu kesenangan ataupun kesedihan."~Teresa - - "Setiap orang memiliki jatah sakit dan bahagia masing-masing. Ketika lo merasakan sakit di hidup lo, artinya lo semakin deket sama kebahagiaan lo. Seseorang gak akan selamanya sakit atau bahagia, semuanya adalah garis yang udah ditentuin Tuhan di hidup kita." ~Arga Story about Heart💕 #MyFirstStory💐 Dont forget to Voment warning Typo berkumpul saran butuh banget😉 Jangan berharap apapun sama cerita ini Karena aku tuh mageran Jadi mohon maklum yaa Kalo mau cepet up coment+vote yang rajin yaa😘
All Rights Reserved
#136
diandra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Eliinaa
  •  HAZELA
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Malam Dan Bintang Kita
  • ANANTA [COMPLETED]
  • IN THE END ✔
  • Fall And Love
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

More details
WpActionLinkContent Guidelines