BINTANG SENJA

BINTANG SENJA

  • WpView
    LECTURES 184
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., déc. 17, 2019
Antologi sederhana tentang perjalanan hidup yang dijalani, tak ada yang indah. Namun ku coba jadikan kisah perjalanan ini bermakna. Yaa hanya sekedar bermakna, tak perlu terlalu indah. dan terima kasih untuk semua
Tous Droits Réservés
#118
amarah
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Cinta Tak Terbatas Waktu (On Going)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • KONSEKUENSI HATI
  • Kumpulan Puisi Inspiratif
  • Evolusi Kata
  • Dia Semesta
  • About My Poem
  • Puisi Romantika Kuno
  • Rangkaian Kata (Completed)

Seorang santriwati yang baru lulus dari sekolah sekaligus pesantrennya langsung diboyongkan oleh sang kakak laki-lakinya. Alisa memilih mencari pekerjaan untuk membantu keluarganya daripada berkuliah seperti teman-teman yang lainnya, meski dalam hati dirinya juga menginginkan hal tsb. "Mba Al.. semoga kamu bisa nyusul kita ya.." kata Intan teman Alisa. "Amin... Doain ya mba tan.." balas Alisa. Setelah hampir 2 bulan lulus, akhirnya ia pergi ke kota menemui Hesti tantenya,yang sedang bekerja disana. Pertama kali terjun didunia pekerjaan, menyesuaikan diri dengan lingkungan baru juga orang baru. "Ternyata kerja selelah dan letih ini, bagaimana dengan ayah dan bunda yang kerjanya diladang panas-panasan... Ya Allah lancarkanlah jalan hambamu ini untuk membahagiakan orang yang Alisa cintai dan sayangi" gumam Alisa sambil meminum tehnya di ruang keluarga Hesti. Gaji untuk seorang pemula masih belum seberapa, Alisa berniat cepat mendapatkan banyak uang untuk diberi ke keluarganya. Namun banyak rintangan dan lika-liku kehidupan yang diberi tuhan untuknya. Ekonomi, teman, keluarga, cinta dan spiritual menjadi satu. "Kamu siapa?" Tanya Alisa kepada seorang gadis yang duduk di ruang pemanggang roti sendirian. "Kamu lupa?" Balasnya malah bertanya kembali ke Alisa sambil menatap datar kearahnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu