FAZIA
  • WpView
    Reads 183
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Thu, Nov 29, 2018
Kehidupan fazia yang semulanya bahagia kini ia harus mengalami rasanya menjadi anak broken home, Di usianya yang masih kecil ia harus menerima keadaan bahwa kedua orang tuanya harus berpisah. Dan ia pun lebih memilih untuk tinggal bersama kakek dan neneknya hingga ia dewasa. Ketika fazia beranjak remaja ia mengalami kebahagiaan dari hubungan yang ia bangun bersama dani. Setelah sekian lama ia berpacaran dengan dani, ia mulai menyadari bahwa pacaran dalam islam itu haram, ketika ia datang ke kajian muslimah bersama temannya. Saat itu fazia menyadari bahwa semua yang ia lakukan bersama dani adalah perbuatan dosa. Fazia pun mulai menjauhi dani. Dani merasa heran mengapa fazia menjauhinya. Bagaimanakah Kisah Fazia, Dani dan Nazril? **** Kesalahan dimasa lalu bukanlah kegagalan dari semua yang kamu harapkan dimasa depan. Justru itu adalah awal kunci suksesnya kamu di masa depan. Perbaiki diri adalah jalan terbaik menuju surganya allah..
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kekasih Yang Tertunda
  • Dia Khadijahku[END]
  • This Is Our Way | ✔
  • Maafkan Aku Yang Masih Pacaran [SUDAH TERBIT]
  • My Love is on Paper
  • DIKEJAR-KEJAR BOCAH!(End)
  • Heart
  • Tak Sejalan
  • Putra My IronMan (On Going)
  • Mahligai Cinta [END]✓

Shawa Anantyfah Biyya : anak sholeh, pintar dan baik. Faisal Rafimau'l Wijaya : anak Sholeh, dewasa dan perhatian. Muhammad Handi Daud : anak kyai, pinter agama dan dewasa. Sara Nurida : baik Prolog Shawa berangkat sekolah dengan temennya. Hari ini Shawa mendapatkan tugas banyak sekali sampai-sampai ia lupa untuk makan malam kemaren. Shawa sudah ditunggu sama kakak ketua OSIS. "Maaf kak, aku agak telat... Tugasku dikelas banyak banget makanya aku agak telat ngerjain proposalnya," ujar Shawa dengan wajah takut. "Oh... Nggak papa, biar kak Randi bantu," sambil menaruh lembaran kertas di meja. "Makasih kak," Shawa sekarang di SMA menjadi anak yang lebih sibuk. Karena Shawa wakil ketua OSIS ia jadi lebih sibuk dan aktif di organisasi OSIS. Hani teman sekelasnya Shawa plus juga teman sebangkunya Shawa. Shawa kemana-mana selalu bareng sama Hani saat di sekolah. Bel istirahat berbunyi... Shawa dan Hani bergegas ke kantin. Mereka berdua kembali jajanan yang murah seperti gorengan dan roti. 30 menit kemudian. Shawa hari ini dipulangkan karena guru-gurunya ada rapat di dinas. Jam 3 sore Shawa sudah dijemput sama Faisal. "Sudah nunggu lama mas?" Tanyanya kepada Faisal sambil mengambil helm di tangan Faisal. "Nggak... Kenapa dipulangin?" "Tadi guru-guru pada mau ke dinas, makanya anak-anak dipulangin," "Kamu pulang langsung apa ke rumah mas dulu?" Tanyanya kepada Shawa. "Pulang aja dulu mas, minggu depan kita kan ada acara ketemuan keluarga," jawab Shawa sambil memegang pundak Faisal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines