Bukan kunang-kunang

Bukan kunang-kunang

  • WpView
    Reads 338
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 29, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Velina Ariesta yang katanya tidak pernah bersinar di malam hari harus menjadi seorang yang bersinar di siang hari, ia seorang perempuan cantik yang sangat pecicilan dan selalu​ melakukan hal yang negatif karena ulah mamanya yang selalu digosipkan cewek lacur. Dirinya dikenal sebagai perempuan yang amat baik dan perduli pada sekelilingnya tetapi kebaikannya itu hanya dimanfaati oleh orang-orang, dan banyak orang yang selalu ia tenangi saat bersedih tetapi dikala ia bersedih tak ada satupun yang perduli dan lagi ia memanglah tak suka membagi lukanya, agar tetap terlihat kuat ia terpaksa harus menjadi kunang-kunang disiang hari. Lalu, akan adakah seseorang yang akan selalu ada disamping Velina dan menyayangi dirinya? November 2018
All Rights Reserved
#111
pecicilan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • I am stuck √
  • ACROPYLOVA
  • Naura & Lukanya
  • Hope [COMPLETED]✔
  • Last Scene
  • ALONE
  • TRAUMA
  • You Are Not Alone (Slow Update)

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikah dengan wanita pilihannya. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, dia pun juga menorehkan luka yang tak bisa kumaafkan. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines