JANGAN TAKUT

JANGAN TAKUT

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 3, 2018<5 mins
Akan ada hari Dimana kamu berjuang mati matian untuk mencapai apa yang jadi cita hidupmu. Membuat kamu agak sedikit jauh, satu jengkal saja. Satu waktu saja, dariku. Jangan pernah takut, aku akan tetap berada pada jengkal sebelum kamu melangkah. Akan ada saat dimana kamu akan sedikit memaksa lupa. Dan menomor duakan pesan yang aku kirim, berapa jam lebih lama. Jangan khawatir, aku akan tetap ada pada jam sebelum kamu melangkah. Dan saat kamu mulai merasa mengabaikanku, karena hal yang lebih penting. Aku tak merasa sedih, justru bangga. Karena aku punya sesesorang yang teguh pada pendiriannya. Yang tak banyak omong kosong untuk mencapai impiannya. Yang mau bertengkar dengan keadaan, bahwa yang realistislah yang harus diikuti. Bukan angan dan dongeng fantasi. Maka terbanglah selagi kamu mampu. Satu kepakmu sangat aku hargai, dan kembalilah saat kamu mau. Karena aku akan tetap ada di kepakan pertamamu. Jangan pernah takut aku pergi. Seredup apapun sorot matamu nanti, akan tetap kujadikan pelita. Lilin kecilku, penerang gelapku. Gapai semua hal yang kamu ingin gapai. Dan aku juga akam seperti itu. Tetaplah disana, untuk mengingat seseorang yang tetap menunggumu. Mari sama sama terbang, dan jangan pernah takut kita akan hilang. Karena radarku hanya terhubung pada satu utas tali, pada seseorang pemilik sinyal terkuat, Jangan pernah takut. Kita tak akan saling pergi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tell Me You Love Me Too
  • 703 (정호석)
  • AA's Second Chance.
  • Talk To Me
  • Have a Little Faith 💌
  • ambivalently yours. [mark lee]
  • MY DESTINY WITH YOU
  • Is It Too Late To Say Sorry? 21+ J.Jk

Umpisa pa lang alam ko sa sarili ko na hindi mo naman susuklian ang pagmamahal na nararamdaman ko para sa'yo. Una pa lang alam ko ng kapatid lang ang tingin mo sa akin habang sa kaniya tingin mo ay magiging asawa at maging nanay ng mga anak mo. Alam ko. Sa umpisa pa lang alam na alam ko. Pero kahit totoong alam ko sa sarili ko ang bagay na 'yan. Mas pinili kong magbulagbulagan kasi akala ko makikita mo din ako, hindi bilang kaibigan o kapatid kundi bilang isang babae. Akala ko sa paglipas ng panahon ay matututunan mo din akong mahalin at piliin kahit pa iniwan ka niya. Akala ko mapapalitan ko siya sa puso mo. Ngunit sa paglipas ng panahon. Mas lalong maging malinaw ang lahat. Naging sobrang linaw na hindi na kayang maging bulag bulagan. Hindi ko maiwasang mag tanong kung anong mali sa sarili ko. Ako naman yung nandito sa tabi mo pero bakit hindi ako? Bakit kahit wala na siya ay kalaban ko pa din siya diyan sa puso mo? Bakit kahit wala na siya ay kahati ko pa din siya sa diyan sa atensyon mo? Bakit... Bakit hinihintay mo pa din siyang bumalik sa'yo?

More details
WpActionLinkContent Guidelines