Dibuat oleh : Regina dan Catlin
Trystan- laki-laki populer di sekolah. Apalagi di kalangan para guru. Selalu bersikap nakal,tidak sopan,tidak hormat,malas,dll. Untung saja laki-laki ini ganteng. Makanya dia jadi laki-laki terpopuler di sekolah.
Veyry- perempuan sederhana yang mempunyai badan yang besar dan gemuk. Karena gemuk, pipiny sangat chubby. Tetapi, ia memiliki mata yang begitu indah dan tatapanya terasa hangat sehingga banyak orang yang suka berteman dengannya. Vey juga sudah lama menyukai Trystan.
Karena suatu alasan, perjodohan antara Trystan dan Vey terjadi. Sebenarnya Trystan tidak menolak perjodohannya karena dia tidak begitu peduli dengan dirinya akan berakhir dengan siapa. Karena menurut dia, kalo tidak cinta, dia akan belajar mencintai perempuan itu. Tapi, Trystan bertemu mantan pacarnya,cinta pertamanya yang sangat bertolak belakang dengan Vey. Manis,imut, sopan, dan populer. Pastinya Trystan lebih menyukai mantannya dong.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta Vey dan Trystan?
Ada yang bilang masa SMA adalah masa yang indah dan tidak terlupakan. Masa di mana kita punya banyak cerita, salah satunya tentang kisah cinta. Ada yang suka sukaan dengan teman sekelas, ada yang terpikat dengan pesona kakak tingkat, naksir sama ketos atau anak basket dan masih banyak lagi.
Namun sayangnya hal-hal tadi tak pernah dirasakan oleh Giorgia Rosalyn hingga di tahun terakir masa SMAnya. Memiliki paras cantik tentu membuatnya jadi incaran banyak laki-laki. Namun belum ada yang berhasil mencuri hatinya. Setidaknya sampai pada suatu waktu di mana ia dipertemukan secara tak sengaja dengan seorang Geovano Allen Manuel. Teman satu sekolahnya yang sering ia dengar namanya namun belum pernah ia lihat wajahnya. Laki-laki itulah yang berhasil memikat hatinya untuk pertama kali.
*****
"Lo nggak papa?"
Suara itu membuat Gia mendengus tak suka. Nggak papa katanya? Jelas-jelas baru saja bola basket mengenai kepalanya. Catat ya! Bola basket bukan bola plastik yang ada di wahana bermain anak-anak.
"Nggak papa gigi lo rontok? Bisa-- masyaallah jodoh gue"
Gia yang tadinya akan mengomeli pelaku yang membuat kepalanya kliyengan ini mengurungkan niatnya begitu melihat sosok laki-laki tampan tinggi putih hidung mancung berdiri di depannya.
"Sorry" ucapnya singkat jelas dan membuat Gia terpikat.
Mulut Gia terdiam namun tidak dengan dalam hatinya.
"Nggak bisa nih! Harus gue sikat pokoknya.... Maaf Kim Mingyu aku mau yang nyata didepan mata dulu, bismillah nawaitu get you" batin Gia berseru.
***
Cover by pinterest