Story cover for Autumn Lane by RelinIsReal
Autumn Lane
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Nov 03, 2018
Dibuat oleh : Regina dan Catlin 

Trystan- laki-laki populer di sekolah. Apalagi di kalangan para guru. Selalu bersikap nakal,tidak sopan,tidak hormat,malas,dll. Untung saja laki-laki ini ganteng. Makanya dia jadi laki-laki terpopuler di sekolah.

Veyry- perempuan sederhana yang mempunyai badan yang besar dan gemuk. Karena gemuk,  pipiny sangat chubby. Tetapi,  ia memiliki mata yang begitu indah dan tatapanya terasa hangat sehingga banyak orang yang suka berteman dengannya. Vey juga sudah lama menyukai Trystan.

Karena suatu alasan, perjodohan antara Trystan dan Vey terjadi. Sebenarnya Trystan tidak menolak perjodohannya karena dia tidak begitu peduli dengan dirinya akan berakhir dengan siapa. Karena menurut dia, kalo tidak cinta, dia akan belajar mencintai perempuan itu. Tapi, Trystan bertemu mantan pacarnya,cinta pertamanya yang sangat bertolak belakang dengan Vey. Manis,imut, sopan, dan populer. Pastinya Trystan lebih menyukai mantannya dong.

Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta Vey dan Trystan?
All Rights Reserved
Sign up to add Autumn Lane to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Namanya Intan (TAMAT) by PakBin23
30 parts Complete
​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)
Storyteller [Lengkap] ✓✓ by Hikaakari
29 parts Complete
[Lengkap] "Dia jahat," ucap Rasya dengan wajah santainya. "Lo yang jahat!" ralat Ineta spontan sambil menunjuk cowok tak tau diri itu. Bagi Ineta, Rasya adalah orang paling jahat yang pernah ia temui. Bahkan cowok itu tidak merasa bersalah sama sekali setelah menghancurkan hidupnya. Ya, semua penderitaan Ineta dimulai dari kejadian terjatuh yang menimpanya di depan anggota geng paling berkuasa di SMA Tunas Bangsa, yaitu Ffour. Dimana Rasya adalah ketua geng tersebut. Ineta berani bersumpah, seumur hidupnya ia belum pernah bertemu dengan spesies macam Rasya. Udah suka merintah-mrintah, sombong, pembully, dan lain sebagainya membuat Ineta tidak melihat satu pun nilai positif dari dalam diri cowok itu. Bahkan wajah tampannya sekaligus. Tapi bodohnya, Rasya diidolakan semua cewek, bahkan sahabat dekatnya sendiri. Di sisi lain pertemuannya dengan Rasya, takdir mempertemukan kembali Ineta dengan Putra. Seseorang yang telah menorehkan memori dalam cerita hidupnya, namun tak sempat memberi akhir pada kisah mereka. Putra yang baik hati, Putra yang ramah, dan Putra yang sangat perhatian, membuat perasaan gadis polos seperti Ineta menghangat dan meluap-luap. Mungkinkah di kota yang tidak pernah tertidur itu Ineta menemukan cintanya kembali? Atau ini semua hanyalah permainan takdir dari Yang Maha Kuasa? Bukankah 'takdir' itu tidak lebih dari sebuah dadu yang dilemparkan? *** [⚠️DON'T COPY MY STORY PLEASE!! ⚠️] Cerita ini hasil pemikiran Hika sendiri ya, jadi aku mohon sama siapapun jangan plagiasi ceritaku dalam bentuk apapun, dan aku mohon kebijakannya dalam membaca...😊 KALAU ADA YANG NEMUIN ORANG PLAGIASI CERITAKU LANGSUNG LAPOR KE AKU YA?! Aku harap readers suka sama ceritanya dan menikmati setiap alur ceritanya, happy reading semuanya 😁💙
Rindu Senin Pagi by Rizardila
25 parts Complete
Kisah ini terinspirasi dari kisah nyata. Kisahku, perempuan bodoh yang terpaksa duduk sebangku dengan laki-laki pintar yang menyebalkan. -- Aku mencarinya di dalam tas, semua isi tas kukeluarkan dan kuletakkan di atas meja. Namun tetap tidak ada. Aku mencari di kolong meja, mencari di bawah meja dan bawah kursi. Hingga sepertinya laki-laki di sebelahku terganggu dengan keribetanku. "Ribet banget." Katanya datar sambil mengeluarkan buku dari dalam tasnya. Aku menoleh ke arahnya sebentar "Apaan, sih, lu?" Balasku kesal. Lalu lanjut lagi mencari-cari pulpenku di dalam tas. Aku ingat betul selalu meletakkan pulpenku di bagian depan tas. Namun pagi ini entah kenapa ia menghilang. "Kaya enggak ada pulpen lain aja." Ucapnya sinis. "Apaan, sih? Orang gue cuma punya satu! Lagian, lu, temennya lagi susah nyari pulpen, bukannya bantu, malah nyinyir." Balasku kesal. Ia menoleh ke arahku. "Mana ada pelajar ke sekolah cuma bawa pulpen satu?!" "Gue cuma bawa satu." Terdengar suara salah satu siswa yang duduk di bagian belakang. "Gue juga bawa pulpen satu doang." Terdengar suara siswa yang lainnya. "Denger, kan, lu? Bukan cuma gue yang bawa satu pulpen ke sekolah. Banyak! Makanya jangan samain orang-orang sama lu. Mentang-mentang rajin, teliti, rapih, dan semua alat tulisnya lengkap!" "Bawel!" Ketusnya sambil membuka buku catatannya. Ia mulai fokus dengan buku catatannya itu. "Yaudah gue pinjem pulpen lu, satu." "Gue cuma bawa satu." Jawabnya pelan. "Bintaaaang!" Teriakku. Bintang terkejut melihatku. Dan sepertinya seluruh siswa di kelas juga menoleh ke arahku. Termasuk Bu Vivi yang sedang duduk di kursi guru. Aku tertunduk malu setelah tidak sengaja membentak Bintang yang tingkahnya selalu saja seperti minta dimaki-maki.
You may also like
Slide 1 of 10
Namanya Intan (TAMAT) cover
AURORA cover
BALANCE (Lengkap) cover
Storyteller [Lengkap] ✓✓ cover
Rindu Senin Pagi cover
Mari Saling Bicara cover
21- Qinthara's  cover
Mistake || <<Wenyeol >> cover
Is This Impossible cover
Possesive Playboy cover

Namanya Intan (TAMAT)

30 parts Complete

​Rahman telah menemukan kedamaian, dan nama kedamaian itu adalah Intan. Ia adalah jangkar yang menahan Rahman dari masa lalu gelapnya. Perjuangan Rahman untuk mendapatkan Intan sangat luar biasa, karena Rahman selalu terlihat grogi dan mati kutu ketika harus berhadapan dengan Intan. Meski begitu, Rahman tetap menjalani hari dengan kedamaian. Namun, kedamaian itu berumur pendek. ​Sosok misterius-dibantu oleh seorang penguasa underground sekolah, Bobby-muncul membawa sebuah dendam yang sekaligus mengancam keselamatan Ibu Rahman. ​Terpojok dan tidak berdaya, Rahman dipaksa membuat pilihan paling kejam: Memasang topeng pengkhianat dan menghancurkan hati Intan. Ia harus mengucapkan kata-kata perpisahan yang dingin, menjauhkan Intan dari bahaya, meskipun itu berarti kehilangan satu-satunya sumber cahayanya. ​"Aku sudah bosan! Kamu terlalu baik! Aku tidak suka! ​Kini, ia hidup dalam kesendirian, dibenci oleh orang yang paling ia cintai. ​Namun, permainan itu meningkat drastis ketika Intan diculik. ​Rahman harus berpacu dengan waktu menuju gedung tua yang sunyi, siap bertarung sendirian. Tetapi, kejutan pahit menantinya: Pertarungan ini tidak hanya melawannya Bobby, tetapi juga melawan orang-orang yang ia lihat setiap hari. ​Siapakah wajah-wajah yang berbalik menusuknya? ​Dipaksa bertarung di tengah pengkhianatan yang tak terbayangkan dan dibantu oleh sahabat-sahabat yang ternyata menyimpan rahasia besar, Rahman harus berjuang demi membebaskan Intan. ​Mampukah cinta mereka bertahan dari pengkhianatan yang dipaksakan? Dan mungkinkah ancaman Bobby tentang Ibunya bukan sekadar gertakan, melainkan kunci dari konspirasi yang jauh lebih besar? ​Temukan jawabannya di setiap halaman, sebelum rahasia itu menghancurkan segalanya. (Lanjutan cerita ini akan di upload setiap hari sepulang kerja 😅🤣 sekitar Ba'da Ashar, jangan sampai ketinggalan)