Dia di 2017

Dia di 2017

  • WpView
    LECTURES 116
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication mar., juil. 9, 2019
Pertemuan kadang tak disengaja walau setelah bersua harap masi tetap ada dalam kadar kata yang tak biasa biasa saja. Kau tahu? Dia yang kutemukan bak semut diantara gajah-gajah selalu hadir disetiap malam panjangku, dan rasa yang ku penjarakan setelah bersua dan berbagi kisah bak kopi dan sesendok gula yang diseduh dengan hangatnya suasana air yang juga ditemani hangatnya perasaan dikala itu. Aku, Dia, dan perasaanku begitu misterius, bahkan waktu tak mampu berkata-kata.
Tous Droits Réservés
#107
menunggu
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • life, promise and love
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • kisah horor: teror jam 12 malam
  • Bitter Life Him
  • Like Father Like Son
  • Kutinggalkan dia karena Dia
  • finally mate also
  • Kisah Kita Dan Hujan

menjadi anak pertama perempuan, katanya harus memempunyai bahu yang kuat. secara tidak langsung menjadi tulang punggung keluarga. meskipun masih ada sosok ayah di rumah. aku saraswati candta, lebih sering di panggil saru. katanya panggilan saru itu adalah berkah dan anugrah bagi keluarga. aku manusia terlurus yang keluargaku kenal, bahkan mungkin elisa sering banyak kesalnya karena mempunyai kaka sepertiku karena aku terkesan tidak memiliki ambisi lebih dalam kehidupan ini. untuk apa ? karena menurutku hidup itu hanya untuk di nikmati hari itu saja, jalani saja semampunya. kehidupanku berubah ketika aku bertemu dengan seorang pria bernama inder dewaga dan sebuah kesalahfahaman yang fatal bagi keluargaku. bagaimana kehidupanku selanjutnya ?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu