Red Rose

Red Rose

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 2, 2019
"Jika kau melambangkan Aira dengan bunga. Menurutmu bunga apa yang cocok untuk dirinya." Aryan diam. Matanya menatap setangkai bunga yang diletakkan sang Ibu di atas meja. "Red rose." Tangan kanan Aryan bergerak. Menyentuh kelopak mawar merah di atas meja sebelum kembali berucap, "red rose. Cantik, menarik dan menantang." Red Rose©Azuhra AU. Lilbit crime
All Rights Reserved
#179
pewaris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Saat Cinta Tak Terucap
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • AILAH(END)✅
  • ABINARA [SUDAH TERBIT]
  • Flower Rose
  • Crazy Marriage
  • Fake Maid (End)
  • SKANDAL ADIK IPAR (SELESAI)
  • The Man

Aira, seorang mahasiswi seni yang introvert, merasa nyaman dengan dunianya yang sunyi. Di balik ketenangannya, ada luka lama yang masih mengganggu hatinya-rasa takut untuk jatuh cinta lagi setelah perpisahan traumatis dengan ayahnya. Ia memilih untuk hidup tanpa melibatkan perasaan, menjalani hari-harinya dengan rutinitas yang aman dan terkontrol. Namun, semuanya berubah saat ia bertemu dengan Raka, seorang mahasiswa film yang baru pindah ke kampusnya. Raka yang ceria dan penuh perhatian membuat Aira merasa tak nyaman, tetapi perlahan ia mulai melihat sisi lain dari diri Raka yang membuatnya merasa dihargai dan dipahami. Meskipun demikian, Aira masih diliputi ketakutan akan hubungan yang lebih dalam. Seiring berjalannya waktu, perasaan antara mereka semakin berkembang, tapi Aira berusaha keras untuk menghindarinya. Dia takut jika dirinya membuka hati, luka lama itu akan terbuka kembali. Raka, yang jatuh cinta pada Aira, tidak ingin menyerah begitu saja. Dia tahu ada lebih banyak di dalam diri Aira, dan dia bersedia menunggu. Akankah Aira mampu menghadapi ketakutannya dan menerima cinta yang datang dengan perlahan? Ataukah ia akan terus membiarkan cinta yang indah itu hanya menjadi sesuatu yang tak terucap?

More details
WpActionLinkContent Guidelines